<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Kendala Pengelolaan Tanaman Karet di Kenagarian Koto &#13;
Tinggi Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharasraya</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ira</mods:namePart><mods:namePart type="family">Guswita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuna untuk mendeskripsikan, menggambarkan, &#13;
menganalisis dan membahas data tentang persiapan lahan/pengolaaan tanah, &#13;
pembibitan, penanaman, pemupukan dan peyadapan di Kenagarian Koto Tinggi &#13;
Kecamatan Koto Besar kabupaten Dharmasraya.  &#13;
Jenis penalitian ini adalah penelitian deskriptif, menggmabrakan dan &#13;
menginterprestasikan data sebagai mana adanya. Poplasi dalam penelitian ini &#13;
adalaha petani karet yang ada di Kenagarian Koto Tinggi 561 KK. Teknik &#13;
pengambilan sampel adalah dengan propotinalrendam samping dengan proposi &#13;
5% maka jumlah responden 27 KK. Analisis data yang di lakukan adalah analisis &#13;
deskriptif menggunakan formula presentase.  &#13;
Hasil penelitian menemukan: (1) persiapan lahan untuk tanaman karet &#13;
petanikaret masih menggunakan cara dan alat sederhana untuk menebang hutan &#13;
yang kemudian di bakar dan tidak memperhatikan ukuran lubang tanah. (2) bibit &#13;
yang banyak di gunakan bibit lokal (biasa) dan kurang dari separo menggunkan &#13;
bibit unggul hasil okulasi. (3) penanaman yang di lakukan petani belum mengikuti &#13;
budidaya yang baik petani karet masih kurang memperhatikan jarak tanam, tetapi &#13;
waktu penanaman sudah melakukannya dengan baik. (4) dalam pemupukan petani &#13;
karet belum mengikuti budidaya yang benar tidak semuanya petani yang &#13;
melakukan pemupukan baik pada saat belum prodksi (belum sadapa) maupun &#13;
pada saat produksi (sudah sadap). (5) penyadapan yang di lakukan oleh petani &#13;
karet di lihat dari matang sadap sudah melakukan dengan baik, namun dalam &#13;
waktu dan frekuensi penyadapan petani karet belum mengikuti cara budidaya &#13;
yang benar.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">G Geography (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>