<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Tingkat Kematangan Pengelolaan Data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Menggunakan Kerangka Kerja COBIT di Kota Pariaman.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adisman</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wijaya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan teknologi informasi menuntut globalisasi dalam mengimplementasikan penataan sistem pemerintahan untuk mewujudkan pelaksanaan good governance. Pemanfaatan teknologi informasi merupakan kebutuhan dalam mewujudkan Sistem Informasi Adminisnistrasi Kependudukan (SIAK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pariaman, agar tersedianya data kependudukan yang lengkap dan akurat. Salah satu upaya yang bersifat strategis adalah pembenahan manajemen pengelolaan data berdasarkan analisis data sesuai fungsi dan perannya pada organisasi sebagai aset penting dalam penyelenggara administrasi kependudukan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana pengelolaan data dalam pemenuhan kinerja maupun pencapaian proses pengelolaan data. Evaluasi tingkat kematangan pengelolaan data diadopsi dari setiap proses manajemen awareness dan maturity model yang telah didefinisikan kedalam kerangka kerja COBIT dengan kondisi terkini yang berjalan dalam organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan penilian kondisi terkini pengelolaan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap proses pengelolaan data yang sesungguhnya berjalan saat ini di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pariaman berada pada kategori yang cukup baik. Prosedur telah distandarisasikan dan terdokumentasi serta dikomunikasikan melalui pelatihan, meskipun demikian diserahkan kepada individu untuk mengikuti proses, dan setiap penyimpangan akan sulit dideteksi karena tidak ada pengawasan prosedur yang dikembangkan (define process). Sedangkan tingkat kematangan pengelolaan data yang diharapkan secara umum proses telah disempurnakan ke tingkat praktek terbaik, berdasarkan hasil perbaikan yang berkelanjutan. Hal ini digunakan secara terpadu untuk mengotomatisasi alur kerja dan menyediakan alat untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas agar tindak lanjut perbaikan dalam pengelolaan data sesuai dengan yang diharapkan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QA75 Electronic computers. Computer science</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA76 Computer software</mods:classification><mods:classification authority="lcc">ZA4450 Databases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Chief Information Officer S2 UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>