<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Rancang Bangun Alat Pengukur dan Pengendali Kadar Garam (Salinitas) pada Tambak Udang Berbasis Mikrokontroler ATmega 8535</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Iglesias</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sinaga</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kegagalan panen pada tambak udang di Indonesia salah satunya diakibatkan oleh salinitas (kadar garam) pada habitat udang ditambakkan tidak sesuai dengan salinitas yang&#13;
cocok untuk bertambak udang. Jika salinitas air kurang maupun berlebih maka akan mengakibatkan berkurangnya produktivitas dalam bertambak udang, bahkan dapat&#13;
mengakibatkan kegagalan panen. Untuk itu perlu suatu alat untuk mengukur kadar garam yang terdapat pada tambak udang secara cepat dan tepat yang dikontrol oleh mikrokontroler.&#13;
 Alat pengukur dan pengendali kadar garam (salinitas) pada tambak udang berbasis&#13;
Mikrokontroler AVR Atmega 8535 ini menggunakan sensor konduktivitas yang dirancang&#13;
untuk mengukur dan mengendalikan kadar garam. LCD 4x20 berfungsi untuk menampilkan persentase dan golongan kadar garam. Tahap perancangan awal alat yaitu dengan pembuatan&#13;
layout menggunakan software proteus. Pemilihan komponen yang akan digunakan harus sesuai dengan standar kelayakan alat yang akan dirancang. Catu daya dirancang sebagai input&#13;
tegangan alat pengukur meliputi trafo, dioda, kapasitor, transistor, LM7805. Komponen ini harus sudah dipilih nilai-nilainya sesuai dengan prosedur agar menghasilkan tegangan 5 V.Kran Selenoid Valve digunakan sebagai pengendali kadar garam. Alat ini bekerja sesuai&#13;
dengan perintah dari mikrokontroler.&#13;
 Alat ini telah bekerja sesuai dengan parameter yang diinginkan. Pada setiap komponen dalam rangkaian dilakukan perhitungan agar mendapatkan hasil pengukuran yang&#13;
lebih baik. Berdasarkan hasil pengujian, pembacaan salinitas air dijadikan acuan kerja dari sistem.Hasil tersebut merupakan umpan balik dari sistem dengan rata-rata persentase kesalahan pembacaan salinitas air 4,73 %.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-03-13</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik  Elektro FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>