%T Studi Perubahan Lahan Persawahan Akibat Pertambangan Emas di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung %I Universitas Negeri padang %L repounp40625 %A Adek Yuanas Putra %X Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi perubahan lahan persawahan akibat pertambangan emas di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung.serta dampak pertambangan terhadap pendapatan dan budaya masyarakat di Kecamatan Koto VII. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif. Informan penelitian meliputi Petani, penambang, dinas pertambangan dan masyarakat di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung. Adapun teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi, klasifikasi dan kesimpulan. Penelitian ini menemukan hasil bahwa perubahan lahan persawahan akibat pertambangan emas di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung adalah : 1) Terjadinya perubahan lahan persawahan akibat pertambangan sebesar 58 hektar. 2) Dampak Terhadap pendapatan yang dirasakan masyarakat setelah perubahan lahan adalah meningkatnya pendapatan mereka perbulannya, pendapatan merupakan salah satu faktor petani memilih untuk beralih profesi penambang karena petani membutuhkan modal satu kali panen padi ( 3 bulan) dengan luas lahan ½ Ha membutuhkan modal Rp.1.390.000, yaitu dengan rincian untuk benih Rp.150.000, upah bertanam padi Rp.310.000, pupuk Rp.115.000, membajak sawah Rp.200.000, membersihkan pematang Rp 90.000, meondoh Rp 50.000, bersiang R.75.000, hasil panen 900 kilo @Rp.6000 = Rp.5.400.000. Petani mendapatkan keuntungan dari bertanam padi 900kg = Rp.5.400.000– Rp.1.390.000 = Rp.4.010.000, sedangkan pendapatan masyarakat pekerja tambang perbulan Rp 3.980.000 3) Dampak terhadap budaya masyarakat (mandi ke sungai) terlihat pada masyarakat yang menggunakan air sungai bahwa dengan adanya pertambangan emas air sungai menjadi keruh, sehingga mandi dan mencuci bisanya di pagi hari saja. %K PERUBAHAN LAHAN PERSAWAHAN, PERTAMBANGAN EMAS %D 2013