<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pelaksanaan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Motivator di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Isesmiati</mods:namePart><mods:namePart type="family">Isesmiati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatar belakangi adanya permasalahan mengenai &#13;
pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator di SMPN Kecamatan Koto &#13;
VII Kabupaten Sijunjung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tetang &#13;
pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator di SMPN Kecamatan Koto &#13;
VII Kabupaten Sijunjung. Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian ini adalah : &#13;
1) Bagaimana pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator dalam &#13;
pengaturan lingkungan kerja (fisik) pada SMPN kecamatan koto VII kab. &#13;
Sijunjung, 2) Bagaimana pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator &#13;
dalam pengaturan suasana kerja (non fisik) pada SMPN kecamatan koto VII &#13;
kab.Sijunjung, 3) Bagaimana pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai &#13;
motivator dalam pemberian penghargaan dan mengikutsertakan guru pada SMPN &#13;
kecamatan koto VII kab.Sijunjung. &#13;
Jenis penelitian ini bersifat deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah &#13;
siswa SMPN Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung yang berjumlah 85 &#13;
orang.Besar sampel sebanyak 75 orang yang ditetapkan menggunakan tabel &#13;
krechi. Instrumen penelitian ini adalah angket model Skala Likert yang telah diuji &#13;
validitas dan reliabilitasnya.  &#13;
Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa : 1) pelaksanaan fungsi &#13;
kepala sekolah sebagai motivator pada aspek pengaturan lingkungan kerja (fisik) &#13;
pada  skor rata-rata 3,38 dengan tingkat pencapaian 67 % berada pada kategori &#13;
cukup. 2)pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator pada aspek &#13;
pengaturan suasana kerja (non fisik) pada skor rata-rata 3,44 dengan tingkat &#13;
pencapaian 68 % berada pada kategori cukup. 3)pelaksanaan fungsi kepala &#13;
sekolah sebagai motivator pada aspek pemberian penghargaan dan &#13;
mengikutsertakan guru pada skor rata-rata3,44 dengan tingkat pencapaian 68 % &#13;
berada pada kategori cukup.  &#13;
Berdasarkan hasil penelitian secara umum dapat dikatakan bahwa &#13;
pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator di SMPN Kecamatan Koto &#13;
VII Kabupaten Sijunjung adalah cukup pada skor rata-rata 3,42 dengan tingkat &#13;
pencapaian 68 % ini berarti kepala sekolah SMPN Kecamatan Koto VII &#13;
Kabupaten Sijunjung kurang memotivator guru dalam melaksanakan tugasnya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB1603 Secondary Education. High schools</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Administrasi Pendidikan FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>