<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>AC-DC Konverter untuk Charging Accumulator pada Mobil Listrik</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fajri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Warman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Mobil listrik adalah kendaraan  yang pengerak utamanya motor listrik yang dimana sumber energinya tersimpan dalam baterai. Agar baterai terus bisa digunakan perlu dilakukan charging. Charging adalah proses dimana baterai  akan di aliri oleh sumber listrik yang nilai tegangannya telah disesuaikan dengan spesifikasi baterai itu sendiri.Tujuan pembuatan tugas akhir ini adalah untuk merancang charger pengisian acumulator dengan output konstan 15 volt sesuai dengan sepesifikasi pengisian acumulator yang ada pada mobil listrik.Untuk mendapatkan output DC konstan tersebut dengan menggunakan semi konduktor scr untuk penyearah terkendali penuh yang sudut penyalannya akan dikendaikan oleh mikrokontroler Atemega 8535. Tahapan perancangan dimulai dari rancangan hardware yang mengacu pada blok diagram sistem. Mikrokontroler Atmega 8535 berfungsi sebgai pusat kendali untuk mengatur kerja relay pemutus charger,pembacaan nilai sensor tegangan, dan mengatur sudut penyalaan semi konduktor  scr  sebagai penyearah gelombang AC menjadi gelombang DC yang bisa dikendalikan  outputnya konstan 15 volt berdasarkan penswitchingan scr. Untuk menyearahkan gelombang AC menjadi DC menggunakan semikonduktor scr membutuhkan pendeteksi titik lintasan nol pada gelombang AC dengan rangkaian zero crossing detektor yang berfungsi sebagi pemberi sinyal   titik awal mikrokontroler memberikan interupsi.  Dalam pengujiannya charger yang dibuat dengan menggunakan metode penyearah terkendali gelombag penuh menghasilan output konstan 15 volt  saat pelakukan proses pengisiang  acumulator. Data yang di dapat saat pengujian, tegangan  acumulator naik dari tegangan awal 12.1 volt sampai  dengan 12.8 volt selama 80 menit waktu pengecasan. Pada saat tegangan acumulator terbaca oleh sensor tegangan 12.8 volt maka relay pemutus akun memutus tegangan yang mengalir dari charger ke acumulator secara otomatis.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-02-22</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik  Elektro FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>