<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Pelaksanaan Praktik Kerja Industri dengan Model Context, Input, Process, dan Product (CIPP) di SMK Negeri 1 Lahat.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wiwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hermita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan hasil survei di lapangan dan data yang diperoleh dari wakil bidang humas dan industri serta wawancara guru pembimbing di SMK Negeri 1 Lahat menunjukkan bahwa terdapatnya beberapa kendala dalam pelaksanaan program Prakerin. Masalah yang terjadi masih kurang sesuainya kegiatan yang dilakukan peserta didik di industri dengan kompetensi keahlian yang dipelajari, minimnya tempat Prakerin, dan kurang intensnya pengawasan siswa selama pelaksanaan Prakerin. Berdasarkan masalah tersebut peneliti melakukan penelitian Evaluasi Pelaksanaan Praktik Kerja Industri di SMK Negeri 1 Lahat. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan model CIPP yang bertujuan untuk mengetahui dari masing-masing komponen Context, Input, Process, dan Product. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan cara menghitung hasil skor angket yang diisi oleh siswa, guru pembimbing, dan instruktur DUDI. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komponen Context, Input, Process, dan Product pada program pelaksanaan praktik kerja industri di SMK Negeri 1 Lahat berada pada kategori baik dan sesuai dengan prosedur sehingga program Prakerin ini layak untuk dilanjutkan karena sudah sesuai dengan tujuan praktik kerja industri itu sendiri namun untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian siswa maka perlu adanya peningkatan dalam pelaksanaan program Prakerin sehingga tujuan program Prakerin dapat ditingkatkan dan mencapai hasil yang lebih baik lagi. Untuk melakukan peningkatan pada setiap komponen, tersebut maka pihak sekolah dan pihak indutri harus selalu menjalin kerja sama secara intens serta aktif dan inovatif dalam melakukan pengembangan kurikulum, agar pelaksanaan praktik kerja industri ini berjalan dengan baik. Begitu juga dengan hal-hal yang mendukung dalam kegiatan ini termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan serta kompetensi orang-orang yang terlibat dalam pelaksanaan Prakerin ini.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HD Industries. Land use. Labor</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA75 Electronic computers. Computer science</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Teknologi dan Kejuran S2 UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>