<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis dan Simulasi Kinerja Simpang Tak Bersinyal dengan Metode Pedoman Kinerja Jalan Indonesia&#13;
2014</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Olga</mods:namePart><mods:namePart type="family">Oriyanza</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Permasalahan kemacetan merupakan permasalahan transportasi yang kerap&#13;
kita temui setiap hari di Indonesia. Salah satu persimpangan di Kota Padang yang&#13;
mengalami permasalahan kemacetan yaitu Simpang Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan&#13;
Samudera. Hal ini dikarenakan Simpang Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Samudera&#13;
berada di wilayah dengan volume kendaraan dan volume lalu lintas yang lumayan&#13;
padat karena berada pada wilayah, perumahan, pusat perkantoran. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui kinerja Simpang jalan Ir. H. Juanda dan jalan&#13;
Samudera menggunakan software vissim dan PKJI 2014, dan hasil analisis kondisi&#13;
eksisting terhadap solusi alternatif yang diberikan. Jenis penelitian ini yaitu&#13;
penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan melakukan peninjauan&#13;
langsung kondisi lokasi penelitian.&#13;
Analisa berdasarkan metode PKJI 2014 dan simulasi software vissim student&#13;
version 2023. Penelitian dilakukan selama empat hari dalam seminggu selama&#13;
bulan September 2023: Senin 18 September; Kamis 21 September; Sabtu 23&#13;
September; Minggu 24 September. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus&#13;
puncak yaitu pada hari Sabtu tanggal 23 September 2023 pukul 17:30 s/d 18:30&#13;
dengan total kendaraan 5332 kend/jam. Nilai kapasitas sebesar 2438,0 ekr/jam&#13;
dengan derajat kejenuhan bernilai 1,32. Berdasarkan simulasi software VISSIM&#13;
didapatkan panjang antrian tertinggi terdapat pada pendekat Selatan sebesar&#13;
202,4 meter dan tundaan tertinggi terdapat pada pendekat Utara sebesar 198,5&#13;
detik/skr. Berdasarkan hasil solusi alternatif 1 didapatkan selisih nilai kapasitas&#13;
2586 ekr/jam nilai derajat kejenuhan 1,25 , alternatif 2 didapatkan selisih nilai&#13;
kapasitas 24595 ekr/jam dengan nilai derajat kejenuhan 0,10, dan 3 didapatkan&#13;
selisih nilai kapasitas terhadap kondisi eksisting tertinggi terdapat pada alternatif&#13;
3 sebesar 56609 skr/jam nilai derajat kejenuhan 0,5.&#13;
Berdasarkan hasil kondisi alternatif didapatkan bahwa alternatif 3 bisa&#13;
memberikan hasil yang maksimal, solusi ini lebih efektif dari hasil kondisi eksisting.&#13;
Nilai kapasitas dan derajat kejenuhan menunjukkan nilai yang lebih efektif pada&#13;
solusi alternatif terhadap kondisi eksisting</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TE Highway engineering. Roads and pavements</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2023-11</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Sipil FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>