%T Refleksi Budaya Minangkabau dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis %I Universitas Negeri Padang %L repounp40487 %A Nur Khairani %X Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-bentuk refleksi pemikiran pengarang dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis, dan (2) Refleksi budaya Minangkabau dari orde lama hingga orde baru dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan teknik uraian rinci. Data dalam penelitian ini adalah kalimatkalimat, baik yang berbentuk dialog, monolog, atau narasi yang berhubungan dengan refleksi budaya Minangkabau yang terdapat di dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis. Sumber data dalam penelitian ini adalah ALCN yang diterbitkan oleh Kompas pada tahun 2005. Cetakan pertama dengan jumlah 776 halaman. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tahapan sebagai berikut: (1) membaca dan memahami ALCN, (2) menandai bagian-bagian cerpen yang sesuai dengan masalah penelitian, dan (3) mengiventaris data sesuai dengan objek penelitian. Setelah data dikumpulkan, data-data tersebut dianalisis dengan langkah-langkah berikut; (1) mengidentifikasi data sesuai dengan refleksi pemikiran pengarang dalam ALCN dan refleksi budaya Minangkabau dari orde lama hingga orde baru dalam ALCN ; (2) mengklasifikasikan data sesuai dengan teori yang digunakan oleh Amir (2003:87) yaitu: lingkungan pemerintah adat, lingkungan pergaulan masyarakat (sosial), lingkungan badunsanak (keluarga) dan lingkungan mencari nafkah (ekonomi) serta refleksi pemikiran pengarang dalam penulisan setiap cerpennya dari segi emosi, sindiran, dan harapan yang terdapat di ALCN, (3) menganalisis dan menginterpretasi data, (4) menyimpulkan hasil penelitian, dan (5) menulis laporan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa refleksi budaya Minangkabau dalam ALCN dikelompokkan atas; (1) refleksi pemikiran pengarang dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis yang ditinjau dari segi emosi (marah, kesedihan, senang, takut, kebencian, cinta, rasa bersalah, dan rasa malu), sindiran dan harapan dan (2) refleksi budaya Minangkabau dalam ALCN yang ditinjau dari (1) lingkungan pemerintahan adat, di dalamnya membahas tentang peranan dan kedudukan mamak dalam pemerintahan, (2) lingkungan pergaulan masyarakat (sosial) yang membahas tentang sifat-sifat individu dan kelompok orang Minangkabau dalam bersosialisasi antara sesama masyarakat di Minangkabau , (3) lingkungan kehidupan badunsanak (keluarga), di dalamnya membahas tentang peranan bapak, ibu, mamak, dan kemenakan serta perkawinan sesuai dengan adat Minangkabau,, dan (4) lingkungan mencari nafkah (ekonomi) membahas tentang tradisi merantau dan berdagang yang sudah menjadi kebiasaan orang Minangkabau dahulunya %K REFLEKSI BUDAYA MINANGKABAU %D 2013