<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Potensi Kawasan Resapan Air pada DAS &#13;
Batang Pasaman Kabupaten Pasaman Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">W</mods:namePart><mods:namePart type="family">Israningtyas</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui wilayah yang berpotensi &#13;
menjadi kawasan resapan air di wilayah DAS Batang Pasaman, 2) &#13;
mengetahui perubahan tutupan lahan di kawasan resapan air DAS Batang &#13;
Pasaman tahun 2011-2019, 3) mengetahui indeks potensi resapan air &#13;
berdasarkan tutupan lahan pada DAS Batang Pasaman.  &#13;
Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif, teknik analisis dalam &#13;
penelitian ini menggunakan metode overlay dan matching. Data yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder berupa peta jenis &#13;
tanah, peta curah hujan, peta kemiringan lereng dan peta tutupan lahan.  &#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan &#13;
beberapa hal berikut: 1) Hasil identifikasi penentuan potensi kawasan &#13;
resapan air menunjukkan bahwa terdapat 3 kawasan resapan air yang &#13;
didominasi oleh kawasan resapan primer (31,56%). 2) perubahan tutupan &#13;
lahan yang terjadi pada kawasan resapan primer sebesar 16,10%, kawasan &#13;
resapan air potensi rendah sebesar 54,44%, dan kawasan resapan air &#13;
potensi tinggi sebesar 21,83%. 3) pengolahan indeks potensi resapan air &#13;
berdasarkan  tutupan lahan  menunjukkan bahwa terdapat 4 klasifikasi &#13;
yang didominasi oleh klasifikasi “sangat rendah”, keempat klasifikasi ini &#13;
dapat dijadikan acuan pengembangan kawasan. Berdasarkan hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa kawasan resapan air masih dalam kategori &#13;
aman dikembangkan, namun perlu adanya pertimbangan lebih lanjut &#13;
dalam pengelolaan kawasan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">GE Environmental Sciences</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>