<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Deiksis Bahasa Minangkabau di Kenagarian&#13;
Pasia Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nur Amami</mods:namePart><mods:namePart type="family">Liwallidaini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan (1) bentuk dan makna&#13;
deiksis persona dalam bahasa Minangkabau di Kenagarian Pasia Pelangai&#13;
Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, (2) bentuk dan makna&#13;
deiksis tempat dalam bahasa Minangkabau di Kenagarian Pasia Pelangai&#13;
Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, (3) bentuk dan makna&#13;
deiksis waktu di Kenagarian Pasia Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten&#13;
Pesisir Selatan, (4) bentuk dan makna deiksis wacana dalam bahasa Minangkabau&#13;
di Kenagarian Pasia Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir&#13;
Selatan, dan (5) bentuk dan makna deiksis sosial dalam bahasa Minangkabau di&#13;
Kenagarian Pasia Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan&#13;
metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan informan dalam bahasa&#13;
Minangkabau di Kenagarian Pasia Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten&#13;
Pesisir Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan metode cakap&#13;
dan simak. Matode cakap maksudnya adalah cara yang ditempuh dalam&#13;
pengumpulan data berupa percakapan antara peneliti dengan informan di daerah&#13;
penelitian, sedangkan metode simak adalah pengambilan data penelitian dengan&#13;
cara menyimak penggunaan bahasa yang diucapkan oleh informan. Penganalisisan&#13;
data dilakukan dengan mentranskripsikan data hasil rekaman ke bahasa tulis,&#13;
menyeleksi data, mengklasifikasikan data, dan merumuskan kesimpulan&#13;
berdasarkan analisis data yang telah dilakukan.&#13;
Berdasarkan penelitian dalam bahasa Minangkabau di Kenagarian Pasia&#13;
Pelangai ditemukan 104 bentuk kata yang deiktis. Bentuk-bentuk tersebut dapat&#13;
dirinci sebagai berikut. Pertama, deiksis persona ditemukan 45 bentuk kata yang&#13;
deiktis. Kedua, deiksis tempat ditemukan 24 bentuk kata yang deiktis. Ketiga,&#13;
deiksis waktu ditemukan 20 bentuk kata yang deiktis. Keempat, deiksis wacana&#13;
ditemukan 7 bentuk kata yang deiktis. Kelima, deiksis sosial ditemukan 8 bentuk&#13;
yang deiktis</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">P Philology. Linguistics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>