<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Hubungan Keterampilan Membaca Pemahaman Cerpen dan&#13;
Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Suliki</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mela</mods:namePart><mods:namePart type="family">Susanti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan latar belakang masalah, tujuan penelitian ini adalah sebagai&#13;
berikut. Pertama, mendeskripsikan tingkat keterampilan membaca cerpen siswa&#13;
kelas X SMA Negeri 1 Suliki. Kedua, mendeskripsikan tingkat keterampilan&#13;
menulis Cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Suliki. Ketiga, menganalisis&#13;
hubungan keterampilan membaca cerpen dan keterampilan menulis cerpen siswa&#13;
kelas X SMA Negeri 1 Suliki.&#13;
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Tergolong kuantitatif karena data&#13;
yang diolah menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran data,&#13;
dan penampilan hasilnya. Sesuai dengan tujuan penelitian, ada dua data yang akan&#13;
diolah. Pertama, data keterampilan membaca cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1&#13;
Suliki. Kedua, data keterampilan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1&#13;
Suliki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitis.&#13;
Metode ini bertujuan untuk mengalisis hubungan keterampilan membaca cerpen&#13;
dan keterampilan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Suliki. Desain&#13;
yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain korelasional. Desain&#13;
korelasional bertujuan untuk menganalisis hubungan keterampilan membaca&#13;
cerpen dan keterampilan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Suliki.&#13;
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Suliki dengan sampel&#13;
berjumlah 60 orang. Data penelitian diperoleh melalui dua jenis tes, yaitu tes&#13;
objektif dan tes menulis. Tes objektif digunakan untuk mengumpulkan data&#13;
keterampilan membaca cerpen sedangkan tes menulis digunakan untuk&#13;
mengumpulkan data keterampilan menulis cerpen.&#13;
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan hal-hal&#13;
berikut. Pertama, keterampilan membaca cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1&#13;
Suliki berada pada kualifikasi cukup (58,33). Kedua, keterampilan menulis cerpen&#13;
siswa kelas X SMA Negeri 1 Suliki berada pada kualifikasi baik (83,33). Ketiga,&#13;
terdapat hubungan keterampilan membaca cerpen dan keterampilan menulis&#13;
cerpen siswa kelas X SMA Negeri 1 Suliki pada taraf signifikan 95% dengan&#13;
derajat kebebasan n-1. Dengan demikian, semakin bagus keterampilan membaca&#13;
cerpen siswa, maka akan semakin bagus keterampilan menulisnya. Sebaliknya,&#13;
apabila keterampilan membaca cerpen siswa buruk, maka keterampilan&#13;
menulisnya pun akan buruk.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>