<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay&#13;
Two Stray (TSTS) terhadap Pemahaman Konsep&#13;
Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Witri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Melfawani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kemampuan pemahaman konsep matematika merupakan salah satu&#13;
kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap siswa dalam pembelajaran&#13;
matematika. Namun diperoleh fakta dilapangan bahwa pemahaman konsep siswa&#13;
kelas VIII SMP Negeri 4 Padang masih rendah. Berdasarkan hasil observasi dapat&#13;
disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran terpusat pada guru, sehingga siswa&#13;
cenderung pasif dalam pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan&#13;
adalah melaksanakan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, salah&#13;
satunya yaitu model kooperatif tipe TSTS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
mendeskripsikan apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang&#13;
belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS lebih baik&#13;
daripada siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional di kelas&#13;
VIII SMP Negeri 4 Padang.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan&#13;
Static Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP&#13;
Negeri 4 Padang Tahun Pelajaran 2017/2018. Penarikan sampel dilakukan dengan&#13;
teknik simple random sampling, terpilih kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen&#13;
dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep matematika&#13;
dianalisis menggunakan uji-t&#13;
Berdasarkan analisis hasil tes kemampuan pemahaman konsep&#13;
matematika, rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada kelas eksperimen yaitu&#13;
61,04 dan rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada kelas kontrol yaitu 52,05.&#13;
Hasil uji hipotesis menunjukkan pada taraf nyata α = 0,05 adalah tolak H0, maka&#13;
dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa&#13;
yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS lebih baik daripada&#13;
siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri&#13;
4 Padang, sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe&#13;
TSTS berpengaruh terhadap pemahaman konsep.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pdd Matematika  FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>