<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Kondisi Fisik Pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Alam Sakti Kerinci Kelompok Umur 16-18 Tahun Kabupaten Kerinci</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wis</mods:namePart><mods:namePart type="family">Saputra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Masalah dalam penelitian ini adalah kondisi fisik pemain sekolah sepak&#13;
bola (SSB) alam sakti kerinci kelompok umur 16-18 tahun kabupaten kerinci yang&#13;
belum begitu baik, hal ini terlihat saat mengikuti latihan, uji coba dan&#13;
pertandingan. Terlihat pada babak kedua, pemain mulai malas bergerak untuk&#13;
mengejar bola dan meminta operan bola dalam bermain. Oleh karena itu&#13;
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik kondisi fisik yang&#13;
dimiliki pemain sekolah sepak bola (SSB) alam sakti kerinci kelompok umur 16-&#13;
18 tahun kabupaten kerinci yang berkenaan dengan daya tahan, daya ledak otot&#13;
tungkai, kecepatan dan kelincahan.&#13;
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian&#13;
berasal dari pemain sekolah sepak bola (SSB) alam sakti kerinci kelompok umur&#13;
16-18 kabupaten kerinci yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel&#13;
dilakukan dengan cara sampling jenuh. Pengambilan data daya tahan diukur&#13;
dengan bleep test, daya ledak otot tungkai diukur dengan standing broad jump,&#13;
kecepatan diukur dengan sprint 30 meter, dan kelincahan diukur dengan shuttle&#13;
run 4x10 meter. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif.&#13;
Dari analisis data menunjukkan bahwa hasil penelitian (1) tingkat daya&#13;
tahan pemain sekolah sepak bola (SSB) alam sakti kerinci kelompok umur 16-18&#13;
tahun kabupaten kerinci tergolong kategori sedang (33,32%), (2) tingkat daya&#13;
ledak otot tungkai tergolong kategori sangat baik (2,38%), (3) tingkat kecepatan&#13;
tergolong sedang (4,55%), tingkat kelincahan tergolong kurang (15,44%), dan (4)&#13;
tingkat kondisi fisik tergolong kategori cukup (50.00%).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">S Sport</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Penjaskesrek FIK UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>