<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Program Adiwiyata dalam Pengelolaan Lingkungan&#13;
Sekolah (Studi Kasus SMPN 24 Padang)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Monalisa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Monalisa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang Implementasi program&#13;
Adiwiyata di SMPN 24 Padang yang meliputi kebijakan berwawasan lingkungan,&#13;
pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis&#13;
partisipatif, pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, hambatanhambatan pelaksanaannya dan perilaku warga sekolah (kepala sekolah/ wakil,&#13;
guru, siswa, komite sekolah dan petugas kebersihan sekolah) dalam pengelolaan&#13;
lingkungan sekolah.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pemilihan subjek&#13;
penelitian ditentukan dengan metode purpossive. Data dikumpulkan melalui&#13;
wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi.&#13;
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Program Adiwiyata&#13;
diimplementasikan di SMPN 24 Padang melalui 1) Kebijakan berwawasan&#13;
lingkungan dituangkan melalui visi, misi dan tujuan sekolah yang sudah memuat&#13;
kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, 2) Pelaksanaan&#13;
kurikulum berbasis lingkungan, dilakukan melalui (a) monolitik pada muatan&#13;
lokal PLH (b) integrasi pada semua mata pelajaran wajib, 3) Kegiatan lingkungan&#13;
berbasis partisipatif diwujudkan dengan program “Sabtu Peduli Lingkungan”,&#13;
disamping itu adanya kegiatan-kegiatan yang sifatnya insidentil, 4) Pengelolaan&#13;
sarana pendukung ramah lingkungan diwujudkan dengan memanfaatkan lahan&#13;
sekolah untuk apotek hidup, green house, kolam ikan, pengomposan, bank&#13;
sampah, dan pembibitan, 5) Hambatan dari pelaksanaan program adiwiyata adalah&#13;
belum tersedianya laboratorium dan alat-alat pendukung pembelajaran PLH, lahan&#13;
sekolah masih sempit, dan kantin masih menggunakan bahan plastik sebagai&#13;
pembungkus makanan, 6) Warga sekolah SMPN 24 Padang memiliki perilaku&#13;
yang peduli dalam pengelolaan lingkungan seperti menanam dan merawat&#13;
tanaman, memilah dan membuang sampah, menghemat pemakaian air, listrik dan&#13;
kertas. Program Adiwiyata perlu diterapkan di sekolah-sekolah untuk membentuk&#13;
perilaku peduli terhadap lingkungan bagi warga sekolah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">GE Environmental Sciences</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-01-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>