<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Rancang Bangun Kincir Air Berdasarkan Analisis&#13;
Kebutuhan Air Irigasi di Desa Kawai, Kecamatan&#13;
Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Data</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Jodi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Febrian</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Desa Kawai, merupakan sebuah desa kecil yang berada di daerah&#13;
ketinggian dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan sangat cocok&#13;
untuk dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga melatarbelakangi sebagian&#13;
besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Namun, ketika musim kemarau&#13;
tiba atau yang biasa terjadi pada pertengahan tahun, sebagian besar lahan&#13;
mengalami krisis air dan berdampak terhadap penurunan produktivitas hasil&#13;
pertanian. Sehingga diperlukan suatu teknologi tepat guna berupa kincir air&#13;
sebagai media alternatif irigasi untuk mengalirkan air sungai yang ada di hilir&#13;
lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah&#13;
rancangan kincir air sesuai dengan analisis kebutuhan air irigasi di Desa Kawai,&#13;
Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.&#13;
Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode observasi. Pengumpulan&#13;
data primer dilakukan dengan observasi dan wawancara, serta data sekunder&#13;
diperoleh dari dinas terkait. Analisis kebutuhan air irigasi menggunakan&#13;
metode perhitungan manual KP-01. Perencanaan kincir air di desain&#13;
menggunakan software AutoCAD dengan mengacu kepada hasil analisis serta&#13;
ketentuan Keputusan Kementerian Permukiman dan Prasarana Wilayah&#13;
nomor 30/KPTS/M/2004.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi maksimum&#13;
terjadi pada bulan juli dengan kebutuhan air sebesar 0,271 m3/detik. Hasil&#13;
tersebut kemudian dijadikan acuan dalam rancang bangun kincir air. Kincir air&#13;
yang dirancang memiliki diameter 4,3m dengan lebar 70 cm. Pemodelan kincir&#13;
dibuat dengan menggunakan skala 1:8 untuk dilakukan pengujian.&#13;
Berdasarkan perhitungan kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 0,271&#13;
m3/detik, dengan efisiensi irigasi minimum sebesar 60%. Maka untuk&#13;
mencapai kebutuhan air 100%, kincir air harus bisa memasok sebesar 40%&#13;
kebutuhan air maksimum atau sebesar 0,108 m3/detik. Namun pada hasil&#13;
pengujian, kincir hanya dapat memasok kebutuhan air sebesar 0,88% - 5,88%.&#13;
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air maksimum, maka dapat diberikan&#13;
alternatif solusi berupa penambahan jumlah tabung pada kincir ataupun&#13;
menambah jumlah kincir air.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TA Engineering (General). Civil engineering (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Sipil FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>