<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Struktur dan Kebahasaan Teks Prosedur Siswa Kelas VII&#13;
SMP Negeri 1 Kota Solok</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wildani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ulfa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan dalam penelitian ini mendeskripsikan dua hal berikut. Pertama,&#13;
mendeskripsikan struktur teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kota Solok.&#13;
Kedua, mendeskripsikan kebahasaan teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 1&#13;
Kota Solok.&#13;
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data&#13;
penelitian ini adalah data kualitatif berupa struktur dan kebahasaan teks prosedur&#13;
siswa. Sumber data penelitian ini adalah tulisan teks prosedur siswa kelas VII&#13;
SMP Negeri 1 Kota Solok. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik&#13;
pengumpulan data melalui studi langsung dengan teknik pancing. Teknik&#13;
pengabsahan data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi (cross-chek). Data&#13;
dianalisis dengan langkah-langkah, yaitu (1) peneliti mengidentifikasi unsur umum&#13;
yang terdapat dalam teks prosedur, (2) menganalisis teks berdasarkan aspek yang&#13;
diteliti, yaitu struktur dan kebahasaan teks prosedur siswa, (3) hasil analisis peneliti&#13;
diperiksa atau dicek kembali oleh informan, (4) membuat kesimpulan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan dua hal sebagai berikut. Pertama,&#13;
struktur teks prosedur. Struktur teks terdiri atas judul, tujuan, alat atau bahan,&#13;
langkah-langkah, dan penutup. Identifikasi atau gambaran umum dalam teks&#13;
prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kota Solok secara keseluruhan telah&#13;
memiliki judul. Dari 32 data penelitian semua teks prosedur memiliki judul.&#13;
Selanjutnya, tujuan. Tujuan yang ditulis siswa secara umum belum menggunakan&#13;
tujuan dalam membuat teks prosedur. Hal tersebut terbukti dari 32 teks yang&#13;
dianalisis hanya 8 teks yang memiliki tujuan. Selanjutnya alat atau bahan, serta&#13;
langkah-langkah. Dari 32 data penelitian semua teks prosedur memiliki alat atau&#13;
bahan, serta memiliki langkah-langkah. Terakhir bagian penutup. Siswa belum&#13;
mampu menuliskan penutup yang baik dalam membuat teks prosedur. Hal ini&#13;
terbukti dari 32 teks yang dianalisis hanya 6 teks yang memiliki penutup. Kedua,&#13;
dilihat dari segi kebahasaan. Kebahasaan yang dianalisis ada tiga yaitu diksi,&#13;
konjungsi, dan kalimat imperatif. Dari 32 data penelitian ditemukan 4.099 jumlah&#13;
diksi yang terdiri atas 3.949 diksi baku dan 150 diksi yang tidak baku. Dari 32 data&#13;
penelitian ditemukan 436 jumlah konjungsi yang terdiri atas 420 penggunaan&#13;
ketepatan konjungsi dan 16 konjungsi yang tidak tepat. Dari 32 data penelitian&#13;
ditemukan 296 jumlah kalimat secara keseluruhan. Dari 296 kalimat terdapat 261&#13;
kalimat imperatif yang terdiri atas 147 kalimat imperatif yang tepat dalam&#13;
penulisannya dan 114 ketidaktepatan penulisan kalimat imperatif. Jadi, siswa kelas&#13;
VII SMP Negeri 1 Kota Solok cenderung menggunakan diksi baku, dan konjungsi&#13;
yang tepat dalam pembuatan teks prosedur.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB Theory and practice of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">P Philology. Linguistics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pdd Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>