<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil &#13;
Observasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Enam &#13;
Lingkung</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Jesica</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sihotang</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan penelitian ini adalah Pertama, mendeskripsikan struktur teks laporan &#13;
hasil observasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 1 Enam Lingkung. Kedua, &#13;
mendeskripsikan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi karya siswa kelas &#13;
VII SMP Negeri 1 Enam Lingkung. &#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode &#13;
deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah struktur dan ciri kebahasaan teks &#13;
laporan hasil observasi yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Enam &#13;
Lingkung. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik &#13;
pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi dokumentasi. &#13;
Teknik pengabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik &#13;
triangulasi. Langkah-langkah penganalisisan data adalah reduksi data, penyajian &#13;
data dan pengungkit data. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Pertama, struktur teks laporan hasil &#13;
observasi yang ditulis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Enam Lingkung ada tiga &#13;
yaitu, definisi umum, deskripsi bagian, dan simpulan. Hal ini terbukti dari dua &#13;
puluh empat teks laporan hasil observasi sudah memiliki struktur definisi umum &#13;
dengan tepat, tiga teks tidak tepat. Dua puluh empat teks laporan hasil observasi &#13;
siswa dengan deskripsi bagian secara tepat serta tiga teks laporan hasil observasi &#13;
dengan deskripsi bagian yang tidak tepat. Dua puluh enam teks laporan hasil &#13;
observasi sudah memiliki kesimpulan dengan tepat dan satu teks memiliki &#13;
kesimpulan yang tidak tepat. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa &#13;
pada umumnya siswa kelas VII SMP Negeri 1 Enam Lingkung sudah dapat &#13;
menulis teks laporan hasil observasi berdasarkan struktur teks yang telah &#13;
ditentukan tetapi masih ada siswa yang menulis teks laporan hasil observasi &#13;
belum sesuai dengan struktur yang telah ditentukan. Hal tersebut terlihat dari &#13;
adanya struktur teks laporan hasil observasi yang ditulis siswa tidak tepat. Kedua, &#13;
ciri kebahasaan yang terdapat pada teks laporan hasil observasi siswa kelas VII &#13;
SMP Negeri 1 Enam Lingkung yaitu konjungsi, definisi umum, dan repetisi. Hal &#13;
tersebut terbukti dari dua puluh enam teks yang telah menggunakan ketiga ciri &#13;
kebahasaan teks laporan hasil observasi secara lengkap dan satu teks belum &#13;
menggunakan ciri kebahasaan dengan lengkap. Berdasarkan hal tersebut, dapat &#13;
disimpulkan bahwa siswa kelas VII SMP Negeri 1 Enam Lingkung pada &#13;
umumnya sudah dapat menulis teks laporan hasil observasi berdasarkan ciri &#13;
kebahasaan yang telah ditentukan. Namun, masih ada siswa yang menulis teks &#13;
laporan</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>