<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Tindak Tutur Direktif Bahasa Gayo Masyarakat Kutelintang&#13;
Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe&#13;
Aceh Darussalam</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Masniar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Masniar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk tindak&#13;
tutur, (2) mendeskripsikan strategi tindak tutur, (3) mendeskripsikan konteks&#13;
tindak tutur direktif bahasa Gayo masyarakat Kutelintang Kecamatan&#13;
Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan&#13;
metode deskriptif. Objek penelitian ini adalah tindak tutur direktif bahasa Gayo&#13;
yang dipakai oleh masyarakat di Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten&#13;
Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pengumpulan data dilakukan&#13;
melalui observasi, simak libat cakap, perekaman, pencatatan pembicaraan&#13;
informan. Penganalisisan data dilakukan dengan mentranskripsikan data hasil&#13;
rekaman ke dalam bahasa tulis, mengidentifikasi data yang telah terkumpul,&#13;
mengklasifikasikan data, dan merumuskan kesimpulan berdasarkan analisis data&#13;
yang telah dilakukan.&#13;
Berdasarkan temuan penelitian, dan pembahasan disimpulkan sebagai&#13;
berikut. Pertama, bentuk-bentuk tindak tutur direktif yang ditemukan dalam tindak&#13;
tutur direktif bahasa Gayo masyarakat Kutelintang Kecamatan Blangkejeren&#13;
Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebanyak lima bentuk&#13;
tindak tutur direktif, yaitu (1) menyuruh, (2) memohon, (3) menuntut, (4)&#13;
menyarankan, dan (5) menantang. Kedua, strategi bertutur dalam tindak tutur&#13;
direktif bahasa Gayo masyarakat Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten&#13;
Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ada empat, yaitu (1) strategi&#13;
bertutur terus terang tanpa basa-basi, (2) strategi bertutur terus terang dengan&#13;
basa-basi kesantunan positif, (3) strategi bertutur terus terang dengan basa-basi&#13;
kesantunan negatif, dan (4) strategi bertutur samar-samar. Ketiga, konteks&#13;
penggunaan tindak tutur direktif bahasa Gayo masyarakat Kutelintang Kecamatan&#13;
Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yaitu,&#13;
(1) yaitu, petutur lebih berkuasa (+K) dan solidaritas belum akrab (-S), umumnya&#13;
digunakan strategi bertutur samar-samar, (2) dalam konteks situasi petutur lebih&#13;
berkuasa (+K) dan solidaritas sudah akrab (+S), cenderung digunakan dengan&#13;
strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi, (3) dalam situasi tutur petutur lebih&#13;
rendah kekuasan (-K) dan solidaritas belum akrab (-S), umumnya digunakan&#13;
dengan strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif, (4)&#13;
situasi petutur lebih rendah kekuasaan (-K) dan solidaritas akrab (+S), umumnya&#13;
digunakan strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif, dan&#13;
(5) situasi tutur petutur kekuasaannya sama (=K) dan solidaritas sudah akrab (+S),&#13;
umumnya dilakukan dengan strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>