<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas&#13;
VIII.3 SMP Negeri 2 Pariaman dengan Teknik Bermain Peran</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Herlina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Afriyeni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan pengamatan dan wawancara secara informal dengan guru&#13;
bidang studi Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Pariaman diperoleh informasi&#13;
bahwa pembelajaran keterampilan berbicara siswa masih rendah. Rendahnya&#13;
keterampilan berbicara siswa ini disebabkan oleh kurangnya motivasi baik dari&#13;
guru maupun siswa serta penggunaan teknik yang kurang bervariasi dalam&#13;
pembelajaran. Untuk itu diperlukan teknik pembelajaran yang menarik dan&#13;
menyenangkan dalam pembelajaran berbicara. Salah satu teknik pembelajaran&#13;
yang dapat diterapkan dalam rangka meningkatkan siswa dalam pembelajaran&#13;
keterampilan berbicara adalah teknik bermain peran. Berdasarkan latar belakang&#13;
yang telah diuraikan, penelitian tindakan kelas ini penting dilaksanakan dengan&#13;
tujuan mendeskripsikan proses dan hasil peningkatan keterampilan berbicara&#13;
siswa kelas VIII. 3 SMP Negeri 2 Pariaman dengan teknik bermain peran.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan rancangan&#13;
penelitian yang meliputi: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3)&#13;
observasi hasil tindakan, dan (4) refleksi. Penelitian tindakan kelas ini&#13;
dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus 1 dan siklus 2. Siklus 2 dilaksanakan&#13;
berdasarkan hasil evaluasi pada siklus 2. Peneliti bertindak sebagai penyaji dalam&#13;
proses pembelajaran, sedangkan pengamat atau kolaborator adalah guru mata&#13;
pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII.3 SMP Negeri 2 Pariaman.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik bermain peran&#13;
dalam pembelajaran berbicara dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa&#13;
kelas VIII.3 SMP Negeri 2 Pariaman. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi dan&#13;
evaluasi yang dari prasiklus hingga siklus 2. Selama proses pembelajaran, terjadi&#13;
peningkatan sikap dan perilaku siswa ke arah yang baik. Berdasarkan analisis dan&#13;
deskripsi data, hasil belajar siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara&#13;
siswa juga meningkat. Pada prasiklus, yaitu sebelum penerapan teknik bermain&#13;
peran nilai rata-rata siswa 48.1. Hasil ini jauh lebih rendah dari sesudah&#13;
terlaksananya teknik bermain peran yaitu siklus 1 dengan nilai rata-rata 69.07.&#13;
Pada siklus 2 nilai rata-rata siswa meningkat lagi menjadi 83.5. Jadi, dapat&#13;
disimpulkan bahwa penerapan teknik bermain peran dapat meningkatkan&#13;
keterampilan berbicara kelas VIII.3 SMP Negeri 2 Pariaman.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>