<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Tindak Tutur Deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa&#13;
Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Aspiani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aspiani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur&#13;
deklarasi, mendeskripsikan fungsi-fungsi tindak tutur deklarasi, dan&#13;
mendeskripsikan strategi bertutur deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa&#13;
Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman.&#13;
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang&#13;
diperoleh dalam penelitian ini berjenis data lisan, yakni tindak tutur langsung dari&#13;
Pedagang Kaki Lima di Pasar Rao. Sumber data penelitiuan ini adalah tuturan&#13;
bahasa pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten&#13;
Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat&#13;
cakap, teknik rekam dan teknik mencatat. Data penelitian diolah berdasarkan&#13;
langkah-langkah : (1) mentranskripsikan data hasil rekaman tuturan-tuturan para&#13;
pedagang ke dalam bahasa tulis, (2) menterjemahkan tuturan-tuturan para&#13;
pedagang ke dalam bahasa Indonesia, (3) mengklasifikasikan data berdasarkan&#13;
bentuk tindak tutur deklarasi, (4) menentukan fungsi, (5) menentukan strategi&#13;
bertutur, (6) menganalisis data, (7) menyimpulkan dan dilaporkan.&#13;
Berdasarkan temuan penelitian disimpulkan hal-hal berikut. Pertama,&#13;
terdapat empat bentuk tindak tutur deklarasi yang digunakan pedagang kaki lima&#13;
dalam melayani pembeli, yaitu: (a) memutuskan; (b) membatalkan; (c) melarang;&#13;
dan (d) mengizinkan. Bentuk tindak tutur deklarasi yang dominan adalah bentuk&#13;
tindak tutur deklarasi memutuskan dan mengizinkan, sedangkan yang paling&#13;
sedikit digunakan adalah bentuk tindak tutur deklarasi membatalkan dan&#13;
melarang. Kedua, terdapat empat fungsi tindak tutur deklarasi yang digunakan&#13;
pedagang kaki lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembeli yaitu: (a)&#13;
kompetitif, (b) konvivial, (c) kolaboratif, (d) konfliktil. Fungsi tindak tutur yang&#13;
dominan adalah fungsi konvivial, yaitu menyenangkan hati calon pembeli&#13;
sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah fungsi konfliktif atau&#13;
bertentangan. Ketiga, ada empat strategi bertutur yang digunakan pedagang kaki&#13;
lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembelinya yaitu: (a) strategi&#13;
bertutur terus terang tanpa basa-basi , (b) strategi bertutur kesantunan positif, (c)&#13;
strategi bertutur kesantunan negatif, dan (d) strategi bertutur samar-samar. Strategi&#13;
bertutur yang paling dominan digunakan pedagang Kaki Lima dalam bahasa&#13;
Mandailing dalam melayani pembelinya adalah strategi bertutur terus terang tanpa&#13;
basa-basi dan yang paling sedikit digunakan adalah strategi bertutur samar-samar.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">P Philology. Linguistics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>