relation: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40179/ title: Tindak Tutur Deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman creator: Aspiani, Aspiani subject: P Philology. Linguistics description: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur deklarasi, mendeskripsikan fungsi-fungsi tindak tutur deklarasi, dan mendeskripsikan strategi bertutur deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berjenis data lisan, yakni tindak tutur langsung dari Pedagang Kaki Lima di Pasar Rao. Sumber data penelitiuan ini adalah tuturan bahasa pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam dan teknik mencatat. Data penelitian diolah berdasarkan langkah-langkah : (1) mentranskripsikan data hasil rekaman tuturan-tuturan para pedagang ke dalam bahasa tulis, (2) menterjemahkan tuturan-tuturan para pedagang ke dalam bahasa Indonesia, (3) mengklasifikasikan data berdasarkan bentuk tindak tutur deklarasi, (4) menentukan fungsi, (5) menentukan strategi bertutur, (6) menganalisis data, (7) menyimpulkan dan dilaporkan. Berdasarkan temuan penelitian disimpulkan hal-hal berikut. Pertama, terdapat empat bentuk tindak tutur deklarasi yang digunakan pedagang kaki lima dalam melayani pembeli, yaitu: (a) memutuskan; (b) membatalkan; (c) melarang; dan (d) mengizinkan. Bentuk tindak tutur deklarasi yang dominan adalah bentuk tindak tutur deklarasi memutuskan dan mengizinkan, sedangkan yang paling sedikit digunakan adalah bentuk tindak tutur deklarasi membatalkan dan melarang. Kedua, terdapat empat fungsi tindak tutur deklarasi yang digunakan pedagang kaki lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembeli yaitu: (a) kompetitif, (b) konvivial, (c) kolaboratif, (d) konfliktil. Fungsi tindak tutur yang dominan adalah fungsi konvivial, yaitu menyenangkan hati calon pembeli sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah fungsi konfliktif atau bertentangan. Ketiga, ada empat strategi bertutur yang digunakan pedagang kaki lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembelinya yaitu: (a) strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi , (b) strategi bertutur kesantunan positif, (c) strategi bertutur kesantunan negatif, dan (d) strategi bertutur samar-samar. Strategi bertutur yang paling dominan digunakan pedagang Kaki Lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembelinya adalah strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dan yang paling sedikit digunakan adalah strategi bertutur samar-samar. date: 2014-02 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: en identifier: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40179/1/final_B1_1_ASPIANI_96733_1659_2014.pdf identifier: Aspiani, Aspiani (2014) Tindak Tutur Deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.