<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Persebaran Kecelakaan Lalu Lintas Jalan&#13;
Raya di Kecamatan Padang Utara Kota Padang&#13;
(Studi Kasus Jalan Arteri Primer dan Sekunder)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mira Zanatul</mods:namePart><mods:namePart type="family">Husni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian bertujuan mengetahui persebaran kecelakaan, titik rawan&#13;
kecelakaan, dan upanya mengurangi risiko kecelakaan. Jenis penelitian adalah&#13;
deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian menggunakan data sekunder&#13;
(historis kecelakaan, volume lalu lintas, panjang jalan) dan primer (koordinat&#13;
lokasi kecelakaan lalu lintas dan wawancara).&#13;
Teknik pengumpulan data: a) primer, survey, wawancara, dan dokumentasi&#13;
daerah penelitian, b) sekunder, dari instansi terkait. Teknik analisis: 1) statistik&#13;
deskriptif yaitu pengklasifikasian data statistik disajikan dalam bentuk tabel,&#13;
daftar distribusi frekuensi, kurva, dan histogram. 2) Metode Upper Control Limit /&#13;
UCL, yaitu apabila tingkat kecelakaan melebihi batas UCL maka ruas&#13;
jalan/persimpangan didefenisikan sebagai lokasi rawan kecelakaan. 3) Wawancara&#13;
terhadap instansi terkait.&#13;
Hasil penelitian: 1) Kecelakaan tertinggi yaitu di Jalan Prof. Dr. Hamka (22&#13;
kejadian) dan S. Parman (22 kejadian), waktu yang sering terjadi kecelakaan&#13;
tahun 2010-2012 yaitu hari kerja (sore 14.00-17.59 WIB, dan malam 18.00-04.59&#13;
WIB), tingkat fatalitas tertinggi adalah korban luka ringan (45 jiwa), 2) Titik&#13;
rawan kecelakaan banyak terdapat di Jalan S. Parman (5 ruas jalan, 4 titik),&#13;
berdasarkan kenyataan di lapangan, peralatan dan perlengkapan jalan kurang&#13;
tersedia dibandingkan Jalan Prof. Dr. Hamka (2 ruas jalan, 2 titik) dan Khatib&#13;
Sulaiman (2 ruas jalan, 1 titik). 3) Upaya mengurangi risiko kecelakaan yaitu&#13;
mewajibkan pengemudi menghidupkan lampu kendaraan pada waktu siang,&#13;
pemberian izin mengemudi lebih selektif, pemasangan perlengkapan dan peralatan&#13;
jalan, dan pemasangan CCTV di depan Basko, persimpangan DPRD,&#13;
persimpangan Jalan Presiden, dan Lolong Belanti.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HE Transportation and Communications</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-02-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>