%T Hubungan Persepsi Siswa tentang Perilaku Profesional Guru BK/Konselor dan Pemahaman Siswa tentang Bimbingan dan Konseling dengan Motivasi Siswa Mengikuti Konseling Perorangan. %I Universitas Negeri Padang %L repounp39953 %A Dudi Mauluddin %X Proses konseling tidak bisa terlaksana dengan baik jika siswa tidak termotivasi untuk mengikuti konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor, (2) gambaran pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling, (3) gambaran motivasi siswa mengikuti konseling perorangan, (4) hubungan antara persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor dengan motivasi siswa mengikuti konseling perorangan, (5) hubungan antara pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling dengan motivasi siswa mengikuti konseling perorangan, (6) hubungan antara persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor dan pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling dengan motivasi siswa mengikuti konseling perorangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang pernah mengikuti konseling perorangan sebanyak 174 siswa. Sampel sebanyak 122 siswa yang dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket reabilitas persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor sebesar 0,911 dan reabilitas pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling sebesar 0,899. Data dianalisis dengan teknik korelasi dan teknik regresi berganda. Temuan penelitian menunjukan bahwa: (1) persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor berada pada kategori cukup (rata-rata 110,2), (2) pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling berada pada kategori cukup (rata-rata 71,7), (3) motivasi siswa mengikuti konseling perorangan berada pada kategori cukup (rata-rata 85,9), (4) terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor dengan motivasi siswa mengikuti konseling perorangan, (5) terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling dengan motivasi siswa mengikuti konseling perorangan, dan (6) terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara persepsi siswa tentang perilaku profesional Guru BK/Konselor dan pemahaman siswa tentang bimbingan dan konseling dengan motivasi siswa mengikuti konseling perorangan. %K PERILAKU PROFESIONAL,GURU BK/KONSELOR, BIMBINGAN DAN KONSELING, MOTIVASI SISWA %D 2017