<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Tindak Tutur Ilokusi Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Kartika 1-11 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lili Kurnia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hal berikut. Pertama,bentuk&#13;
tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V SD&#13;
Kartika 1-11 Padang. Kedua, fungsi tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran&#13;
Bahasa Indonesia kelas V SD Kartika 1-11 Padang. Ketiga, motif guru bertindak&#13;
tutur ilokusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Kartika 1-11&#13;
Padang.&#13;
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data&#13;
penelitian ini adalah tindak tutur guru kelas V-A SD Kartika 1-11 Padang.&#13;
Sumber data adalah guru yang mengajar di kelas V-A SD Kartika 1-11 Padang.&#13;
Data dikumpulkan melalui teknik sadap dengan metode simak, disertai dengan&#13;
teknik lanjutan yaitu: (1) teknik simak bebas libat cakap, (2) teknik rekam, dan (3)&#13;
teknik catat.&#13;
Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, diperoleh hasil penelitian&#13;
sebagai berikut ini. Pertama, bentuk tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran&#13;
Bahasa Indonesia ditemukan lima bentuk yaitu, representatif, direktif, ekspresif,&#13;
komisif, dan deklarasi. Dari kelima tindak tutur tersebut, tindak tutur yang paling&#13;
dominan digunakan guru adalah tindak tutur direktif. Kedua, fungsi tindak tutur&#13;
ilokusi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia ditemukan empat fungsi, yaitu&#13;
kompetitif, konvivial, kolaboratif, dan konfliktif. Fungsi yang paling banyak&#13;
ditemukan adalah fungsi kompetitif. Ketiga, motif tindak tutur ilokusi guru dalam&#13;
pembelajaran Bahasa Indonesia, yaitu menarik perhatian siswa, memberikan&#13;
arahan kepada siswa, menasihati siswa, memberikan penjelasan tentang materi&#13;
pelajaran, menyemangati dan memuji siswa, dan memberikan penegasan terhadap&#13;
jawaban siswa.&#13;
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tindak tutur ilokusi direktif&#13;
dengan fungsi kompetitif dilakukan guru dengan motif untuk memberikan&#13;
pengarahan pada siswa, dan tindak tutur ilokusi representatif dengan fungsi&#13;
kolaboratif dilakukan guru dengan motif untuk menarik perhatian siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">PN Literature (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>