%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Sari, Lili Kurnia %A FBS UNP, %B Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP %D 2012 %F repounp:39931 %I Universitas Negeri Padang %T Analisis Tindak Tutur Ilokusi Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Kartika 1-11 Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39931/ %X Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hal berikut. Pertama,bentuk tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Kartika 1-11 Padang. Kedua, fungsi tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Kartika 1-11 Padang. Ketiga, motif guru bertindak tutur ilokusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Kartika 1-11 Padang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tindak tutur guru kelas V-A SD Kartika 1-11 Padang. Sumber data adalah guru yang mengajar di kelas V-A SD Kartika 1-11 Padang. Data dikumpulkan melalui teknik sadap dengan metode simak, disertai dengan teknik lanjutan yaitu: (1) teknik simak bebas libat cakap, (2) teknik rekam, dan (3) teknik catat. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut ini. Pertama, bentuk tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia ditemukan lima bentuk yaitu, representatif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi. Dari kelima tindak tutur tersebut, tindak tutur yang paling dominan digunakan guru adalah tindak tutur direktif. Kedua, fungsi tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia ditemukan empat fungsi, yaitu kompetitif, konvivial, kolaboratif, dan konfliktif. Fungsi yang paling banyak ditemukan adalah fungsi kompetitif. Ketiga, motif tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, yaitu menarik perhatian siswa, memberikan arahan kepada siswa, menasihati siswa, memberikan penjelasan tentang materi pelajaran, menyemangati dan memuji siswa, dan memberikan penegasan terhadap jawaban siswa. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tindak tutur ilokusi direktif dengan fungsi kompetitif dilakukan guru dengan motif untuk memberikan pengarahan pada siswa, dan tindak tutur ilokusi representatif dengan fungsi kolaboratif dilakukan guru dengan motif untuk menarik perhatian siswa.