%T Analisis Bentuk, Teknik Pemasangan dan Makna Suntiang Tusuak pada Tata Rias Pengantin Padang %I Universitas Negeri Padang %A Vivi Efrianova %X Suntiang tusuak pada tata rias pengantin Padang sudah ada sejak nenek moyang kita terdahulu, dipengaruhi oleh kebudayaan Cina, yang menjadi tradisi turun temurun yang patut untuk dilestarikan keberadaannya juga untuk menyelamatkan ilmu pengetahuan yang merupakan aset budaya dan sangat bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat yang selama ini hanya tersimpan dalam ingatan orang-orang tua yang semakin lanjut usia. Jika mereka terlanjur meninggal, maka pengetahuan tentang suntiang tusuak yang dimiliki baik bentuk, teknik pemasangan maupun maknanya akan ikut punah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi atau gambaran mengenai permasalahan bentuk, teknik pemasangan dan makna suntiang tusuak pada tata rias pengantin Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan informan penelitian dari berbagai pihak terkait yaitu: peñata rias pengantin, pengrajin suntiang, bundo kanduang dan budayawan. Informan ditetapkan dengan mengunakan teknik snowball sampling Kemudian sebagai data pendukung penulis mendokumentasikan hal-hal yang dianggap mendukung data penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa bentuk suntiang tusuak pada umumnya berbentuk setengah lingkaran, yang terdiri dari bermacam-macam hiasan bunga suntiang tusuak berbentuk bentuk flora dan bentuk fauna. Teknik pemasangan suntiang tusuak terdiri atas dua bagian (1) teknik pemasangan sanggul, (2) teknik pemasangan bermacam-macam hiasan suntiang tusuak. (3) Makna yang terdapat pada suntiang tusuak berdasarkan pola pikir masyarakat Minangkabau yaitu “alam takambang jadi guru” dan falsafah hidup “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” yang erat kaitannya dengan sistem sosial dan pembentukkan jati diri kedua mempelai agar memiliki sikap dan tingkah laku yang baik dalam mengarungi kehidupan berumah tangga agar mendapatkan kebahagiaan. %L repounp39855 %D 2013