%T Pengembangan Tata Kelola Teknologi Informasi pada Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang %I Universitas Negeri Padang %A Trino Antonius %X Teknologi Informasi (TI) memiliki peran yang sangat penting di dalam suatu organisasi terutama untuk mendukung pelaksanaan proses bisnis yang terjadi di dalam organisasi tersebut. Jika pemanfaatan dan pengelolaan TI sudah diterapkan dengan baik dan mampu berintegrasi dengan proses bisnis yang terjadi, maka TI dapat meningkatkan kinerja di dalam organisasi. Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang belum optimal dalam mengimplementasikan TI untuk mendukung merealisasikan sasaran dan pencapaian tujuan organisasi. Permasalahan tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran, kepedulian dan keterlibatan pengambil keputusan dalam pengelolaan sumberdaya TI sehingga mengakibatkan tidak adanya tim kerja atau bidang khusus yang bertanggung jawab terhadap permasalahan TI. Belum adanya kebijakan dan Standar Operasional Prosedur pengelolaan TI sehingga sumber daya manusia yang ada belum bersinergi dan berintegrasi dengan TI terhadap program dan kegiatan organisasi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan evaluasi dan penilaian tingkat kapabilitas TI sebagai pedoman dalam penyusunan dokumen protofolio tata kelola TI. Untuk itu digunakan COBIT 5 dalam melakukan penilaian terhadap proses Evaluate, Direct and Monitor yaitu Ensure Resource Optimisation, Align, Plan and Organise yaitu Manage Strategy, Manage Enterprise Architecture, Manage Human Resources, dan Build, Acquire and Implement yaitu Manage Knowledge. Berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian tingkat kapabilitas TI diketahui level kapabilitas proses Manage Strategy dan Manage Enterprise Architecture berada pada level 0 Incomplete process dan Ensure Resource Optimisation, Manage Human Resources, dan Manage Knowledge berada pada level 1 Performed Process. Target level kapabilitas yang ingin dicapai adalah level 3 Established Process. Untuk pencapaian level target maka diperlukan suatu dokumen portofolio tata kelola TI yang berisikan formalisasi aturan dan prosedur managemen TI, portofolio tata kelola TI juga dapat mengurangi gap dan tindakan perbaikan tata kelola TI untuk kedepannya. %L repounp39843 %D 2015