@mastersthesis{repounp39779, year = {2012}, title = {Pendidikan Anggota Rumah Tangga Petani Karet di Tinjau dari Fluktuasi Harga di Desa Pulau Jambu Kuok Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar.}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39779/}, abstract = {Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan manusia, sebab pendidikan merupakan suatu proses pembentukan manusia untuk menumbuh kembangkan potensi dirinya. Namun banyak faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan akan pendidikan tersebut khususnya bagi petani karet salah satunya adalah fluktuatif harga karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pendidikan anggota rumah tangga petani karet di tinjau dari fluktuasi harga di Desa Pulau Jambu Kuok Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dan informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi Kepustakaan. Penelitian ini menetapkan petani karet di Desa Pulau Jambu Kuok Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar sebagai informan kunci pertama. Melalui informasi dari informan kunci ini, peneliti kemudian diarahkan ke informan berikutnya. Temuan penelitian ini diverifikasi melalui teknik triangulasi yaitu melakukan pemeriksaan keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Setelah dilakukan penelitian, terungkap: 1) Fluktuasi harga karet berpengaruh terhadap pendidikan anggota rumah tangga petani karet di Desa Pulau Jambu Kuok Kec. Bangkinang Barat Kabupaten Kampar. Harga karet yang rendah pada tahun 1980 mengakibatkan pendapatan petani berkurang sehingga kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk kebutuhan akan pendidikan yang mengakibatkan anggota rumah tangga mereka rata-rata bersekolah sampai tingkat SD, sedangkan pada tahun 2000, harga karet yang tinggi menyebabkan pendapatan petani karet meningkat sehingga rata-rata petani karet mampu menyekolahkan anaknya hingga ke tingkat SMA bahkan ke perguruan tinggi; 2) Upaya yang dilakukan kepala rumah tangga petani karet untuk melanjutkan pendidikan formal anaknya dilandasi adanya kesadaran masyarakat bahwa pendidikan itu penting. Untuk itu diperlukan usaha-usaha sampingan yang membantu petani dalam memenuhi kebutuhan keluarga sehingga bisa menunjang pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi anggota rumah tangga, seperti mengupayakan pertanian sawah, membuka kedai harian ,pertanian palawija dengan system tumpang sari, mengelola keramba ikan, usaha tanaman sawit lokal dan lain-lain.}, author = {Zubir, Zubir}, keywords = {PETANI KARET, RUMAH TANGGA} }