@mastersthesis{repounp39680, year = {2014}, title = {Pemahaman Perempuan Isteri Nelayan tentang Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada Masyarakat Kelurahan Pasie Nan Tigo di Kota Padang (Studi pada Masyarakat Nelayan Kelurahan Pasie Nan Tigo).}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39680/}, abstract = {Penelitian ini membahas mengenai pemahaman perempuan istri nelayan tentang mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami pada masyarakat pesisir di Kota Padang. Istri nelayan tinggal di pesisir mengikuti suami mereka yang bermatapencaharian sebagai nelayan. Selain mendirikan rumah sendiri di tepi pantai supaya dekat dengan laut sebagai tempat mereka mencari nafkah, juga karena sebagian mereka memiliki rumah peninggalan orangtua mereka yang dahulunya juga nelayan. Menetap di daerah pesisir membuat istri nelayan memiliki resiko yang besar terkena bencana alam khususnya tsunami yang diawali oleh gempa bumi. Pemindahan lokasi pemukiman tidak memungkinkan karena alasan ketergantungan hidup terhadap laut dan jarak tempuh yang dekat menuju laut memudahkan mereka melakukan pekerjaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengalaman dan pengetahuan tradisional perempuan istri nelayan tentang bencana alam serta menganalisis tentang pemahaman mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami perempuan istri nelayan di Kelurahan Pasie Nan Tigo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Data berbentuk kata-kata, kalimat dan gambar. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan wawancara dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara sebagai acuan. Informan penelitian adalah istri nelayan di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kota Padang yang berdomisili di daerah pesisir dan dapat memberikan informasi dalam penelitian ini. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi data. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa istri nelayan di Kelurahan Pasie Nan Tigo telah mengalami berbagai bencana alam, mulai dari angin topan, abrasi pantai, pasang naik air laut, banjir dan Gempa bumi. Pengetahuan tradisional nelayan terbentuk melalui pengalaman mereka dalam menghadapi bencana alam tersebut, di samping pengetahuan lain dalam membaca tanda-tanda alam yang didapat dari orangtua dan suami mereka yang juga berprofesi sebagai nelayan. Mitigasi bencana gempa dan tsunami yang berupa mitigasi struktural dan non struktural adalah sebuah pengetahuan modern bagi istri nelayan. Pemahaman mengenai mitigasi bencana gempa dan tsunami dapat dilihat melalui indikatorindikator pemahaman mereka terhadap langkah-langkah mitigasi bencana. Indikator pemahaman juga dapat dilihat dari ekpresi istri nelayan dalam menghadapi bencana dan persiapan sebelum bencana.}, author = {Sari, Wulan Purnama}, keywords = {PEREMPUAN, NELAYAN} }