%T Perbedaan Teknik Mordanting terhadap Hasil Pencelupan Bahan Katun Primissima Menggunakan Warna Alam Ekstrak Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) dengan Mordan Kapur Sirih %I Universitas Negeri Padang %A Khusnia Zulikah %X Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) nama warna (hue) 2) gelap terang warna (value) 3) kerataan warna dan 4) perbedaan yang dihasilkan pada pencelupan bahan katun mori primisima menggunakan warna alam ekstrak daun lamtoro (leucaena leucocephala) dengan mordan kapur sirih sirih. Penelitian ini merupakan penelitian True-Eksperiment. Data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari 18 orang panelis, kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan bantuan SPSS (Statistikal Product and Service Solution) versi 16.0 dengan memakai rumus uji friedman K-related sample. Warna yang dihasilkan dengan teknik Pra-mordanting adalah dark salmon pink dengan volume terang dan kerataan warna sangat rata, Mordanting simultan (meta) adalah sepia brown dengan volume sangat gelap dan kerataan warna tidak rata dan dengan teknik post-Mordanting adalah muddy water brown dengan volume terang dan kerataan warna sangat rata. Hasil analisis data yang diperoleh dari uji Friedman K-relatif sample untuk nama warna data yang diperoleh signifikansi sebesar 0,063 < 0,05 = Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nama warna akibat perbedaan teknik mordanting. Pada gelap terang warna (value) data yang diperoleh signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 = Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap gelap terang warna (value) akibat perbedaan teknik mordanting. Pada kerataan warna data yang diperoleh adalah 0,000 < 0,05 =Ho ditolak. Artinya bahwa terdapat pengaruh yang signifikan akibat penggunaan teknik mordanting. %L repounp39634 %D 2019