%X Penelitian ini berawal dari petani penggarap yang ada di Kecamatan Gunung Talang yang memiliki ketergantuangan sosial ekonomi kepada toke padi. Petani penggarap masih berada dalam kemiskinan walaupun sudah adanya bantuan dari pemerintah, adanya koperasi dan sistem bunga kredit yang kecil dari bank.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab ketergantungan sosial ekonomi petani penggarap kepada toke di Kecamatan Gunung Talang, dan menganalisis alasan-alasan toke tetap mempertahankan hubungan sosial dan ekonomi walaupun petani penggarap belum membayar hutang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian adalah toke padi di Kecamatan Gunung Talang. Para petani penggarap di Kecamatan Gunung Talang yang memiliki ketergantungan secara sosial ekonomi dengan toke, tokoh masyarakat, wali nagari, pihak koperasi, pihak bank, pegawai kecamatan, pegawai UPTD pertanian dan masyarakat umum yang sekiranya dapat memberikan informasi dalam penelitian. Teknik pemilihan informan dilakukan snowball sampling. Untuk menguji keabsahan data peneliti melakukan triangulasi data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan interaktif yang dikembangkan oleh Mathew Milles dan Huberman. Kemiskinan yang terjadi pada petani penggarap disebabkan karena petani penggarap tidak mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup secara wajar sebagaimana anggota masyarakat lain pada umumnya. Kemiskinan yang dialami oleh petani penggarap terjadi karena masih kurangnya pendapatan, pendidikan yang masih rendah serta masih terbatasnya lahan yang di miliki sehingga harus menggarap lahan orang lain. Kurangnya pendapatan petani penggarap menyebabkan harus berhutang sehingga menyebabkan ketergantungan sosial ekonomi kepada toke. Relasi sosial ekonomi petani penggarap dengan toke berjalan dengan begitu kuat. Patron klien yang terjalin sifatnya sangat kuat karena adanya sistem kekerabatan, pada masyarakat Minagkabau di kenal dengan dunsanak. Patron klien yang terjadi pada masyarakat Minangkabau sifatnya lebih kuat. Pola hubungan sosial ekonomi yang terjadi dalam masyarakat dipengaruhi oleh pola irasional. Hubungan yang terjalin antara toke dalam memberikan pinjaman didasari karena hubungan kerabat dan rasa kasihan kepada petani penggarap. %D 2014 %K SOSIAL EKONOMI, PETANI %L repounp39614 %A Waza Karia Akbar %T Ketergantungan Sosial Ekonomi Petani Penggarap Kepada Toke Padi di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. %I Universitas Negeri Padang