%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Sari, Vivi Fatmana %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Geografi S2 UNP %D 2015 %F repounp:39588 %I Universitas Negeri Padang %K PASAR TRADISIONAL %T Permasalahan Pasar Tradisional Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39588/ %X Penelitian ini berawal dari lokasi pasar tradisional Sarilamak yang sudah tidak bisa menampung aktivitas yang terjadi di pasar, prasarana dan sarana yang ada di pasar tradisional Sarilamak yang kurang memadai, kenyamanan pengunjung pasar yang terganggu karena lantai pasar yang becek pada hari hujan, serta pengelolaan pasar yang belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keadaan lokasi pasar, sarana prasarana pasar, keadaan keamanan dan kenyamanan serta upaya pengelola dalam mengembangkan pasar tradisional Sarilamak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan dengan pengelola pasar, dan wali nagari. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari pencatatan instansi-instansi seperti dari kantor wali nagari, BPS, BAPPEDA dan DISPERINDAG. Teknik analisa data dianalisis dengan cara pengambilan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Keadaan lokasi pasar tradisional Sarilamak dilihat dari posisi dan tata letak tergolong strategis, sesuai dengan teori lokasi Christaller, terletak di sentral pelayanan wilayah. Akan tetapi luas yang kecil, menyebabkan pergerakan yang terjadi di pasar tidak kesegala arah. Sehingga lokasi pasar tradisional Sarilamak saat ini sudah tidak layak lagi untuk dijadikan pasar. 2) Keadaan prasarana dan sarana pada pasar tradisional Sarilamak ini tergolong tidak layak pakai. 3) Keadaan keamanan dan kenyamanan pada pasar tradisional Sarilamak, apabila dilihat dari keamanan yang ada pada saat ini di pasar tradisional Sarilamak tergolong aman. Akan tetapi, apabila dilihat dari faktor kenyamanan yang ada pada pasar tradisional Sarilamak pengunjung baik itu pedagang dan pembeli terganggu apabila hari hujan. 4) Upaya pengelola pasar untuk mengembangkan pasar tradisional Sarilamak dari hasil diskusi yang dilakukan menggunakan FGD (focus group discussion) didapatlah kesepakatan dengan DISPERINDAG (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Lima Puluh Kota untuk melakukan rehap berat di pasar tradisional Sarilamak pada tahun 2016. 5) Aplikasi pendekatan geografi dengan keberadaan pasar tradisional Sarilamak (pendekatan teori lokasi lokasi Chistaller) belum bisa diterapkan di pasar tradisional Sarilamak karena lokasi pasar yang kecil dan daya beli penduduk yang tidak sama.