TY - THES TI - Dampak Pengembangan Wilayah Perumahan terhadap Perubahan Sosial dan Ekonomi Penduduk Asli di Kelurahan Koto Tangah Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh N2 - Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang perubahan kondisi sosial dan ekonomi penduduk asli di Kelurahan Koto Tangah sebelum dan sesudah adanya pengembangan wilayah perumahan yang meliputi perubahan mata pencaharian dan perubahan kondisi sosial penduduk asli. Penelitian ini digolongkan pada penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kepala keluarga penduduk asli di Kelurahan Koto Tangah yang berjumlah 140 kepala keluarga. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik proporsional random sampling dengan proporsi 25%, dengan sampel yang berjumlah 35 orang. Data diambil dari kepala keluarga yang tercatat sebagai penduduk asli atau kepala keluarga yang bertempat tinggal di Kelurahan Koto Tangah sebelum adanya pengembangan wilayah perumahan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data mata pencaharian dan perubahan kondisi sosial penduduk asli dianalisis dengan teknik analisis deskriptif menggunakan formula persentase. Hasil penelitian menggambarkan bahwa: 1) Pengembangan wilayah perumahan membawa dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi ekonomi penduduk asli yaitu dampak positif pada perubahan mata pencaharian penduduk asli yang sudah bervariasi mayoritas sebagai pedagang, serta banyak yang memiliki mata pencaharian sampingan sehingga pendapatan menjadi meningkat dan akhirnya kebutuhan hidup dapat terpenuhi. Berdampak negatif terhadap pengurangan luas lahan untuk berladang/berkebun sehingga berkurangnya jumlah produksi pertanian penduduk asli. 2) Pengembangan wilayah perumahan di Kelurahan Koto Tangah juga membawa perubahan terhadap kondisi sosial penduduk asli yang berdampak positif dan berdampak negatif. Berdampak positif bagi kemajuan pola pikir penduduk asli dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, mengerti akan pentingnya pendidikan,kesehatan, kebersihan lingkungan serta penduduk asli juga telah memiliki keahlian lain yang dapat membantu meningkatkan perekonomian penduduk asli. Berdampak negatif terhadap hubungan keakraban antar masyarakat, sikap gotongroyong,tolong menolong, keamanan dan kenyamanan penduduk asli menurun serta organisasi sosial kurang berperan aktif. Tradisi yang yang dianut dan menjadi ciri khas masyarakat pedesaan sudah memudar. Hal itu merupakan implikasi dari pembangunan kota. M1 - Skripsi UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39572/ A1 - Handayani, Eka PB - Universitas Negeri Padang AV - public Y1 - 2013/07/06/ ID - repounp39572 ER -