%X Penelitian ini dilatarbelakangi karena Oshibana belum pernah digunakan untuk kegiatan pembelajaran dalam mengembangkan kreativitas seni, oshibana merupakan hal yang baru bagi guru dan anak-anak di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 12 Pariaman. Kegiatan pembelajaran selalu menggunakan lembar kerja anak, sehingga membuat kreativitas seni anak kurang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Oshibana Terhadap Perkembangan Kreativitas Seni Di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 12 Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif yang berbentuk Quasy Eksperimental. Teknik pengambilan sampel dengan Cluster Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelompok B3 dan kelompok B4 masing-masingnya berjumlah 14 orang anak. Teknik pengumpulan data digunakan tes, berupa pernyataan sebanyak 5 butir pernyataan dan alat pengumpul data digunakan lembaran pernyataan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Hasil penelitian menunjukkan kemampuan kreativitas seni di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yaitu 82,85 berbanding 76,28 dan diperoleh hasil bahwa t hitung sebesar 2,2346 dibandingkan dengan α 0,05 (ttabel, = 2,05553) dengan derajat kebebasan dk (N1-1)+(N2-1)=26. Dengan demikian t hitung > ttabel, yaitu 2,2346> 2,05553 maka dapat dikatakan bahwa hipotesis H0 di tolak atau H 1 diterima. Dengan demikian terdapat pengaruh Oshibana terhadap perkembangan kreativitas seni. Dapat disimpulkan bahwa Oshibana berpengaruh dibandingkan dengan menggunakan kulit jagung kering dalam mengembangkan kreativitas seni di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 12 Pariaman. %D 2016 %K Oshibana, Kreativitas Seni Anak, Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 12 Pariaman, Strategi Pembelajaran Kreatif, Psikologi Perkembangan, PAUD, Aktivitas Seni, Keterampilan Tangan %L repounp39534 %A Regil Sriandila %T Pengaruh Oshibana terhadap Perkembangan Kreativitas Seni di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 12 Pariaman %I Universitas Negeri Padang