%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Arisanti, Desi %A FIP UNP, %B Pdd. Guru PAUD FIP UNP %D 2015 %F repounp:39506 %I Universitas Negeri Padang %K Emosional Anak, Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak Kartika 1-63, Pembuatan Makanan Tradisional, Strategi Pembelajaran, Psikologi Perkembangan, Pendidikan PAUD, Pembelajaran Berbasis Budaya, Kreativitas Anak %T Peningkatan Emosional Anak melalui Pembuatan Makanan Tradisional di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Air Tawar Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39506/ %X Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan emosional anak usia dini di TK Kartika 1-63 Air tawar padang. Bahwa kemampuan sabar dalam menunggu giliran, kemampuan dapat bekerja sama, kemampuan sabar dalam melaksanakan kegiatan, kemampuan anak dapat melaksanakan tugas sampai selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan Emosional anak melalui pembuatan makanan tradisional , Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini di lakukan pada kelas B1 dengan jumlah anak 15 orang yang terdiri dari 9 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar obsevasi.Penelitian tindakan kelas ini di lakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II.Dengan teknik analisis data menggunakan rumus persentase.Kemampuan emosional anak pada siklus I belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Berdasarkan hasil analisa, maka rencana pada siklus II direvisi kembali, dan pada siklus II kemampuan emosional anak menjadi meningkat.Pada siklus I persentase nilai rata-rata yang di peroleh anak yaitu masih rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II dengan persentase rata-rata menjadi sangat tinggi. Hasil persentase nilai anak menunjukkan bahwa Kriteria ketuntasan Minimal (KKM) yang telah tercapai sudah melebihi 75%. Hasil penelitian, dapat di simpulkan bahwa kemampuan emosional anak melalui pembuatan makanan tradisional di TK Kartika 1-63 Air Tawar Padang meningkat, dan praktek pembuatan makanan tradisional dapat di jadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan emosional anak usia dini 5-6 tahun.