TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39480/ M1 - Skripsi KW - Hasil Belajar KW - Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) KW - Cooperative Learning KW - Jigsaw KW - Pendidikan Dasar KW - Siswa SD Negeri 15 Lumindai KW - Strategi Pembelajaran KW - Psikologi Pendidikan KW - Kolaborasi Belajar TI - Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan Menggunakan Pendekatan Cooperative Learning Tipe Jigsaw di Kelas IV SD Negeri 15 Lumindai Kota Sawahlunto ID - repounp39480 PB - Universitas Negeri Padang A1 - Joneri, Yenhau Y1 - 2016/01// N2 - Penelitian ini berawal dari kenyataan di lapangan bahwa dalam pembelajaran PKn ditemukan hasil belajar siswa masih rendah,karena guru masih dominan menggunakan metode ceramah, proses pembelajaranmenjadi monoton sehingga siswa terkesan masih pasif. Padahal untuk menyampaikan materi PKn dibutuhkan model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, sehingga siswa dapat memahami materi PKn dan tidak merasa bosan. Di antara berbagai model pembelajaran yang ada terdapat pendekatan Cooperatif Learning Tipe Jigsaw. Model ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir dan berdiskusi dengan teman untuk menjadi diri ? ahli ? sehingga mereka dapat menjelaskan materi yang mereka bahas dalam kelompok ahli kepada temannya kelompok kooperatif (asal). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, secara kolaboratif antara peneliti dengan teman sejawat, peneliti bertindak sebagai penyaji/praktisi dalam proses pembelajaran sedangkan teman sejawat sebagai pengamat atau observer. penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri 15 Lumindai Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 15 Lumindai Kota Swahlunto. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan cooperative learning tipe jigsaw dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini dapat di lihat dari siklus I pertemuan I yaitu, perencanaan dengan nilai rata-rata 75, kegiatan guru mendapat nilai 70, kegiatan siswa mendapat nilai rata-rata 72,5, dengan hasil belajar siswa aspek kognitif 66,25, afektif 67,56 dan psikomotor 65,37. Sedangkan siklus I pertemuan II dengan perencanaan pendapat nilai ratarata 82,14, kegiatan guru memperoleh rata-rata 82,5, kegiatan siswa mendapat nilai rata-rata 85, Hasil belajar siswa aspek kognitif 73,12, afektif 74,56, psikomotor 75,18. Dan hasil penelitian siklus II mengalami peningkatan yaitu, perencanaan mendapat nilai rata-rata 92,85, kegiatan guru memperoleh nilai ratarata 97,5, kegiatan siswa mendapat nilai rata-rata 97,5, hasil belajar siswa aspek kognitif mendapat nilai rata-rata 88,12, aspek afektif mendapat nilai rata-rata 82,5, aspek psikomotor mendapat nilai rata-rata 85,62. AV - public ER -