%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Fitriani, Fitriani %A FE UNP, %B Pendidikan Ekonomi FE UNP %D 2015 %F repounp:39261 %I Universitas Negeri Padang %K Kinerja Karyawan, Kemampuan Kerja , Budaya Organisasi, Motivasi Kerja %T Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan PT. Radio Suara Singgalang Mahimbau (RADIO SUSHI FM) Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39261/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan PT. Radio Suara Singgalang Mahimbau (Radio SUSHI FM) Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dan sampel penelitian yakni seluruh karyawan PT. Radio SUSHI FM berjumlah 37 orang. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif, dan Analisis Faktor Konfirmatori. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 faktor yang terkonfirmasi dapat mempengaruhi kinerja karyawan PT. Radio SUSHI FM yaitu jangka waktu output (X2), sikap kooperatif (X4), kualitas dan kuantitas output (X1), keagresifan kerja (X9), kemantapan kerja (X10), inovasi dalam bekerja (X5), orientasi hasil, orang dan tim (X8), perhatian atasan kepada bawahan, pengambilan resiko (X6), kebutuhan berafiliasi (X13), kebutuhan berprestasi (X11), kebutuhan akan kekuasaan (X12). Berdasarkan hasil penelitian ini maka sarankan kepada pimpinan PT. Radio SUSHI FM untuk meningkatkan kemampuan kerja dengan memberikan batasan waktu atau deadline kepada karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan agar jangka waktu output karyawan lebih baik, meningkatkan budaya organisasi dengan cara meningkatkan inovasi dalam bekerja pada setiap karyawan, dan meningkatkan keagresifan kerja karyawan dengan cara memberikan training secara berkala, kemudian meningkatkan orientasi hasil, orang dan tim, dengan cara memberikan pekerjaan secara berkelompok, dan lebih lebih memperhatikan bawahan, agar kinerja karyawan lebih maksimal. Kemudian, untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan dengan cara memberikan reward kepada karyawan yang berprestasi untuk promosi naik jabatan, sehingga karyawan dapat meningkatkan kebutuhan akan kekuasaan yang akan mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.