%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Dewi, Yully Rahma %A FIS, %B Pendidikan Geografi FIS UNP %D 2014 %F repounp:39245 %I Universitas Negeri Padang %T Profil Rumah Tangga Miskin di Kawasan Kumuh Kelurahan Seberang Palinggam Kecamatan Padang Selatan Kota Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39245/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan atau gambaran rumah tangga miskin di kawasan kumuh Kelurahan Seberang Palinggam Kecamatan Padang Selatan Kota Padang ditinjau dari kepadatan penduduk, kondisi rumah, status tanah, prasarana lingkungan permukiman, tingkat pendidikan dan pendapatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang termasuk dalam kawasan kumuh Kelurahan Seberang Palinggam Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Sampel diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel responden diambil secara acak (random sampling) dengan jumlah responden adalah 70 orang.Teknik pengambilan data dilakukan dengan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif persentase. Penelitian ini menemukan: (1) Kepadatan penduduk dan kepadatan bangunan termasuk padat. (2) Kondisi rumah terdiri dari jenis rumah yang umumnya adalah semi permanen dengan arah hadap rumah yang tidak teratur (39,70%) dan teratur (60,30%), luas rumah berukuran 22 m2 sampai 35 m2 dengan jumlah kamar berkisar 1-3 kamar tidur, kepadatan anggota rumah tangga kurang dari 8 m2/orang (padat). (3) Status tanah pada umumnya adalah milik keluarga, namun demikian sebagian besar tidak memiliki sertifikat tanah, status kepemilikan rumah umumnya adalah milik sendiri. (4) Prasarana lingkungan permukiman terdiri dari: (a) sumber air bersih yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari adalah 52,86% menggunakan PDAM dan 47,14% menggunakan air sumur, (b) saluran limbah rumah tangga 92,86% dialirkan ke got/selokan dan 7,14% ke sumur resapan, (c) saluran drainase sebesar 84,28 % dialirkan ke got/selokan dan 15,72 % tidak ada drainase, (d) tempat pembuangan sampah sementara di rumah menggunakan kantong plastik, kemudian sampah langsung dibuang ke sungai tanpa melalui tempat pembuangan sampah umum, (e) tempat buang air besar sudah menggunakan WC dalam rumah, (f) prasarana transportasi lingkungan permukiman berupa jalan yang terbuat dari semen, (5) Tingkat pendidikan kepala keluarga pada umumnya tamat dan tidak tamat SD, pendidikan anak berada pada jenjang SD sampai perguruan tinggi, (6) Tingkat pendapatan rumah tangga berada di bawah UMR sebesar Rp.1.350.000 dengan pekerjaan sebagai buruh harian.