%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Abhimayu, Satriyo %A FIP UNP, %B Bimbingan dan Konseling FIP UNP %D 2016 %F repounp:38914 %I Universitas Negeri Padang %K Kontrol Diri, Proses Belajar, Siswa, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan %T Kontrol Diri Siswa dalam Proses Belajar di Sekolah dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38914/ %X Kontrol diri pada masa remaja sangat diperlukan dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk aktivitas belajar di sekolah. Kontrol diri yang baik dalam proses belajar di sekolah diperlukan agar siswa menjalani proses belajar dengan baik pula. Akan tetapi fakta di lapangan menunjukkan masih ada siswa yang tidak mampu mengontrol dirinya saat proses belajar berlangsung seperti mengganggu teman, siswa mudah terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengganggu aktivitas belajar seperti berbicara dengan teman sebangku, ke kantin saat proses belajar berlangsung, mencontek dan kegiatan lainnya yang berdampak tidak efektifnya proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kontrol diri siswa dalam proses belajar di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang akan mendeskripsikan kontrol diri siswa dalam proses belajar di SMAN 4 Padang dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI di SMAN 4 Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 256 orang siswa dan pengumpulan data dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri siswa dalam proses belajar di sekolah pada aspek kontrol perilaku (67,3%) berada pada kategori sedang, aspek kontrol kognitif (65%) berada pada kategori sedang dan aspek kontrol keputusan (64,2%) juga berada pada kategori sedang. Melalui layanan bimbingan dan konseling, diantaranya layanan informasi, layanan penguasaan konten, layanan konseling perorangan, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok dan layanan mediasi natinya siswa yang rendah kontrol dirinya dapat menumbuhkan kemampuan kontrol diri dalam proses belajar di sekolah, sedangkan bagi siswa yang mampu mengontrol diri dapat mempertahankan kontrol diri dalam proses belajar di sekolah.