%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Sahna, Firandi %A FIK UNP, %B Pendidikan jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP %D 2014 %F repounp:38826 %I Universitas Negeri Padang %T Meningkatkan Aktifitas Gerak Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Melalui Metode Bermain pada Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Batusangkar Semester Genap Tahun 2013/2014 %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38826/ %X Dari hasil observasi peneliti sebelum melakukan penelitian ini gambaran proses pembelajaran Penjasorkes masih kurang menarik, masih banyak siswa yang kurang gerak saat jam pelajaran Penjasorkes, masih banyak siswa yang terdiam dan menonton temannya bermain, ada yang hanya duduk-duduk, kebanyakan dari siswa perempuan. Permasalahannya yaitu metode mengajar yang di berikan guru, tidak memberikan modifikasi dalam bentuk permainan kepada siswa, sehingga siswa ada yang bosan dan ada juga yang takut karna tidak bisa melakukan gerakan dan takut salah, tetapi bagi beberapa siswa yang memiliki bakat olahraga mereka aktif dan senang melakukan olahraga. Untuk dapat menciptakan pembelajaran yang membuat siswa aktif dan merasa senang peneliti menggunakan metode bermain sebagai salah satu cara untuk meningkatkan aktifitas gerak siswa dan membuat siswa tertarik dan senang dalam melakukan permainan dalam pembelajaran Penjasorkes. Penelitian ini dilakasanakan di SMPN 2 Batusangkar, pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 pada kelas VIII.3 dengan jumlah siswa 31 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur penelitian terdiri dari : tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan refleksi. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi. Penelitian menggunakan metode bermain ini dapat meningkatkan beberapa aspek yang dinilai oleh peneliti, diantaranya pada aspek disiplin, pada siklus 1 rata-ratanya79,28% menjadi 91,88% pada siklus 2. Aspek gerak dari awalnya 82,54% pada siklus 1 menjadi 96,77% pada siklus 2, dari aspek kerjasama pada siklus 1 76,02% menjadi 91,88 pada siklus 2. Pada aspek psikomotorik dari awalnya 72,99 pada siklus 1 menjadi 88,71% pada siklus 2. Dari analisis penelitian dapat disimpulkan dengan metode bermain dapat meningkatkan aktifitas gerak siswa di kelas VIII.3 SMPN 2 Batusangar