%T Pengaruh Status Gizi, Kebugaran Jasmani dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Penjasorkes Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri Gugus III Albas Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung %I Universitas Negeri Padang %A Roni Saputra %X Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Penjasorkes peserta didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri Gugus III Albas Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung. Hasil belajar dipengaruhi oleh banyak faktor eksogen diantarnya adalah Status Gizi, Kebugaran Jasmani dan Motivasi Belajar. Penelitain ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh variabel-varibel eksogen secara langsung, secara kausal dan secara simultan terhadap variabel endogen. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Analisis Jalur (Path Analysis). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri Gugus III Albas Kecamatan Sumpur Kudus yang berjumlah 243 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara proportional stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang. Data dikumpulkan dengan pengukuran tinggi dan berat badan untuk mengukur Status Gizi, Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk mengukur Kebugaran Jasmani, Kuesioner digunakan untuk mengukur Motivasi Belajar serta data sekunder yang digunakan untuk melihat hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) Status Gizi berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap Hasil Belajar Penjasorkes karena nilai sig=0,000 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05, didapat ρyx1=0,462 (2) Kebugaran Jasmani berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap Hasil Belajar Penjasorkes diperoleh nilai sig=0,000 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05, didapat ρyx2 =0,727. (3) Motivasi Belajar berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap Hasil Belajar Penjasorkes karena diperoleh nilai sig=0,030 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05, didapat ρyx3=0,303. (4) Status Gizi berpengaruh secara tidak langsung terhadap Hasil Belajar Penjasorkes melalui Motivasi Belajar karena diperoleh ρyx31 =0,684 atau sebesar 46,76%. (5) Kebugaran Jasmani berpengaruh secara tidak langsung terhadap Hasil Belajar Penjasorkes melalui Motivasi Belajar karena diperoleh ρyx32 =0,806 atau sebesar 64,93%. (6) Status Gizi, Kebugaran Jasmani dan Motivasi Belajar berpengaruh secara simultan terhadap Hasil Belajar Penjasorkes karena diperoleh nilai Rsquare=0,918 dan dari tabel Annova diperoleh F=249,133 dengan probabilitas (sig)=0,000. %L repounp38729 %D 2017