%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Pratama, Feby %A FIK UNP, %B Pendidikan jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP %D 2014 %F repounp:38572 %I Universitas Negeri Padang %T Tinjauan Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran Penjasorkes di SD Negeri 56 Anak Air Kecamatan Koto Tangah Kota Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38572/ %X asalah dalam penelitian ini berawal dari hasil observasi yang penulis temui di lapangan, yaitu minat siswa dalam pembelajaran penjasorkes di SD Negeri 56 Anak Air Kecamatan Koto Tangah Kota Padang sering pasang surut, Siswa melakukan olahraga karena adanya paksaan dari guru, bukan motivasi dari diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran penjasorkes di SD Negeri 56 Anak Air Kecamatan Koto Tangah Kota Padang dilihat dari indikator motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari kelas Ia sampai kelas VIc di SD Negeri 56 Anak Air Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, yang berjumlah 544 orang dengan menggunakan teknik Purposive random sampling, yaitu pengambilan sampel didasarkan pada maksud yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan sampel yaitu keseluruhan kelas Vc yang berjumlah 35 orang siswa. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan melalui penyebaran angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dengan tabulasi frekuensi. Dari hasil penelitian ini, dalam analisis motivasi intrinsik, pernyataan yang dijawab oleh responden untuk kriteria sangat setuju (SS) sebesar 12,86, kriteria setuju (S) sebesar 44,46%, kriteria ragu-ragu (R) sebesar 12,86%, kriteria tidak setuju (TS) sebesar 29,28%, dan kriteria sangat tidak setuju (STS) sebesar 1%, dengan tingkat capai sebesar 68,89% dikategotikan cukup. Dan untuk motivasi ekstrinsik, pernyataan yang dijawab oleh responden untuk kriteria sangat setuju (SS) sebesar 7,07%, kriteria setuju (S) sebesar 43,31%, kriteria ragu-ragu (R) sebesar 13,23%, kriteria tidak setuju (TS) sebesar 35,64% , dan kriteria sangat tidak setuju (STS) sebesar 1% dengan tingkat pencapaian 64,06% dikategorikan kurang. Jadi kesimpulannya motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang dimiliki peserta didik berada dalam kategori cukup. Untuk memperoleh tingkat capai dikategorikan amat baik perlu ditingkatkan lagi motivasi tersebut, baik yang berasal dari dalam diri peserta didik (intrinsik) maupun yang berasal dari luar diri peserta didik (ekstrinsik).