TY - THES TI - Hubungan Kelentukan, Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Matakaki dengan Kemampuan Tendangan Sabit Atlet Pencaksilat Tuah Sakato Semen Padang N2 - Penelitian ini diawali dari observasi lapangan rendahnya prestasi atlet pencaksilat Tuah Sakato Semen Padang, diprediksi karena rendahnya kemampuan kondisi fisik atlet. Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya hubungan elemen kondisi fisik atlet (kelentukan, daya ledak otot tungkai dan koordinasi matakaki) dengan kemampuan tendangan sabit. Populasi penelitian semua atlet pencak silat Tuah Sakato, berjumlah 24 Pa dan 15 Pi. Sampel adalah seluruh atlet putra, dengan demikian teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Untuk memperoleh data melakukan test kondisi fisik dan tes kemampuan tendangan sabit. Hipotesis yang diajukan adalah ; (1) kelentukan memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan tendangan sabit, (2) daya ledak otot tungkai memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan tendangan sabit, (3) koordinasi matakaki memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan tendangan sabit, (4) terdapat hubungan bersama ketiga elemen kondisi fisik dengan kemampuan tendangan sabit. Data dianalisis dengan statistik parametrik menggunakan formula uji regresi linear pada taraf signifikansi 0.05. Hasil analis menyatakan ; (1) elemen kondisi fisik kelentukan memiliki hubungan dengan kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.512 > rtab 0.404, Fhit 7.834 > Ftab 2.01, thit 2.800 > ttab 2.064, (R2) 0.263, kelentukan berkontribusi sebesar 26.3%, (2) elemen kondisi fisik daya ledak otot tungkai memiliki hubungan dengan kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.456 > rtab 0.404, Fhit 5.776 > Ftab 2.01, thit 2.403 > ttab 2.064, (R2) 0.208, daya ledak otot tungkai berkontribusi sebesar 20.8%. (3) elemen kondisi fisik koordinasi matakaki memiliki hubungan dengan kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.466 > rtab 0.404, Fhit 6.103 > Ftab 2.01, thit 2.470 > ttab 2.064, (R2) 0.217, koordinasi matakaki berkontribusi sebesar 21.7%. (4) ke tiga elemen kondisi fisik secara bersama memiliki hubungan dengan kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.747 > rtab 0.404, Fhit 8.421 > Ftab 2.01, (R2) 0.558, daya ledak otot tungkai berkontribusi sebesar 55.8%. M1 - masters UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38548/ A1 - Kaperi, Abdimen PB - Universitas Negeri Padang AV - public Y1 - 2015/// ID - repounp38548 ER -