%A Adri Meina Deri %X Masalah dalam penelitian ini adalah tidak efektifnya kemampuan passing rata-rata pemain sepakbola pada Siswa usia 11-12 tahun SSB Ringgit FC Indragiri Hulu, dapat dilihat dari kurangnya akurasi passing pemain. Hasil pengamatan dan catatan peneliti ada 12 passing penting harusnya menjadi umpan kepada pemain depan untuk menciptakan peluang mencetak gol, dari 12 passing tersebut hanya 5 kali yang akurat. Selanjutnya metode latihan yang digunakan pelatih, pemain jenuh dan bosan mengikuti latihan, karena selalu diberikan latihan fisik dan kurangnya diberikan kesempatan bermain setelah latihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan metode drill dan metode bermain terhadap kemampuan passing permainan sepakbola pemain usia 11-12 tahun. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi penelitian yaitu seluruh pemain usia 11-12 tahun SSB Ringgit FC berjumlah 31 orang. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini yaitu proportional random sampling yang berjumlah 30 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Tes Short Passed yaitu tes menendang bola dari beberapa tempat dan kesasaran tertentu dalam waktu tercepat. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan analisis uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukan metode drill memberikan pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung 5,512 > ttabel 1,761. Kemudian metode bermain juga memberikan pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung 4,718 > ttabel 1,761 pada taraf signifikansi α = 0,05. Kemudian metode drill tidak memberikan pengaruh yang lebih baik atau sama dibandingkan metode bermain terhadap kemampuan passing permainan sepakbola pada pemain usia 11-12 tahun SSB Ringgit FC Indragiri Hulu. Dimana thitung= 0,368 < ttabel= 1,701. %D 2016 %T Pengaruh Latihan Metode Drill dan Metode Bermain terhadap Permainan Sepakbola %L repounp38482 %I Universitas Negeri Padang