<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Hubungan Insentif Non Material dengan Semangat Kerja&#13;
Pegawai di BAAK, BAUK, dan BAPSI UNP</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Febrica</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nazumy</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan penulis di BAAK,&#13;
BAUK, dan BAPSI UNP yang menunjukkan semangat kerja pegawai kurang&#13;
sesuai dengan harapan. Hal ini diduga kurang baiknya pemberian insentif non&#13;
material oleh pimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi&#13;
tentang : (1) semangat kerja pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya pada&#13;
BAAK, BAUK, dan BAPSI UNP, (2) Pemberian insentif non material oleh&#13;
pimpinan kepada pegawai pada BAAK, BAUK, dan BAPSI UNP, (3) hubungan&#13;
pemberian insentif non material dengan semangat kerja pegawai pada BAAK,&#13;
BAUK, dan BAPSI UNP. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah “terdapat&#13;
hubungan yang berarti antara pemberian insentif non material dengan semangat&#13;
kerja pegawai pada BAAK, BAUK, dan BAPSI UNP”.&#13;
Jenis penelitian ini bersifat korelasional. Populasi penelitian adalah&#13;
seluruh pegawai BAAK, BAUK, dan BAPSI UNP dengan jumlah 188 orang.&#13;
Besar sampel adalah 68 orang yang ditentukan dengan teknik Stratified&#13;
Propotional Random Sampling. Instrumen penelitian ini adalah angket model&#13;
Skala Likert dengan alternatif jawaban Selalu (SL), Sering (SR), Kadang-Kadang&#13;
(KD), Jarang (JR) dan Tidak Pernah (TP). Sebelum dilakukan penelitian terlebih&#13;
dahulu angket diuji cobakan kepada 10 orang pegawai di luar sampel penelitian&#13;
untuk mendapatkan angket yang valid dan reliabel. Hasil analisis uji coba&#13;
diperoleh angket valid dan reliabel. Data dianalisis dengan teknik korelasi&#13;
Product Moment.&#13;
Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa 1) semangat kerja&#13;
pegawai pada BAAK, BAUK, dan BAPSI berada pada kategori cukup tinggi&#13;
(79,20%) dan 2) pemberian insentif non material pada BAAK, BAUK, dan&#13;
BAPSI UNP berada pada kategori cukup efektif (74,008%), jadi 3) terdapat&#13;
hubungan yang signifikan dan positif antara pemberian insentif non material&#13;
dengan semangat kerja pegawai di BAAK, BAUK, dan BAPSI UNP dengan&#13;
koefisien korelasi = 0,480 &gt; = 0,345 pada taraf kepercayaan 99%.&#13;
Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa insentif non material&#13;
merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi semangat kerja pegawai.&#13;
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pimpinan di BAAK,&#13;
BAUK, dan BAPSI agar lebih tepat dan baik dalam memberikan insentif non&#13;
material sehingga semangat kerja pegawai dapat meningkat</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Administrasi Penddikan FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>