TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38422/ M1 - masters KW - PERILAKU MEMILIH KW - MASYARAKAT MANDAILING TI - Perilaku Memilih Masyarakat Mandailing (Studi pada Pemilihan Kepala Desa Iparbondar Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal). ID - repounp38422 PB - Universitas Negeri Padang A1 - Nasution, Rachmi Fatimah Y1 - 2021/// N2 - Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan di Desa Iparbondar, dari data yang diperoleh ada 15 kepala desa yang pernah menjabat di Desa Iparbondar, dan 15 kepala desa tersebut terus menerus di isi oleh mereka yang bersaudara antara Lubis dan Nasution. Seringnya marga mayoritas yang menjabat sebagai kepala desa memunculkan pertanyaan tentang apakah faktor etnis dan budaya yang mendominasi masyarakat dalam memilih calon tersebut, atau ada faktor lain yang menjadi pertimbangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas memilih masyarakat Desa Iparbondar dalam Pilkades tahun 2016, dan juga untuk mendeskripsikan peran etnis dan kekerabatan dalam Perilaku memilih masyarakat di Desa Iparbondar. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengacu pada konsep Milles & Huberman yaitu interactive model yang mengklasifikasikan analisis data dalam tiga langkah, yaitu : (1) Reduksi data (Data Reduction), (2) Penyajian data (Display Data ), dan (3) Penarikan kesimpulan (Verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku memilih setelah dianalisis menggunakan teori tindakan sosial Weber, terdapat empat tipe rasional pemilih di Desa Iparbondar yaitu: (1) Rasionalitas Instrumen, pertimbangan yang sadar seperti prediksi dan survei yang dilakukan oleh tim sukses, atau dengan sadar memilih kerabat, dengan harapan untuk mencapai tujuan sendiri. (2) Rasionalitas Nilai, yaitu pemilih meyakini nilai positif yang ada pada calon, dengan harapan terciptanya kesejahteraan masyarakat. (3) Tindakan Afektif, yaitu memilih karena merasa berterima kasih kepada calon yang dipilihnya. (4) Tindakan tradisional, yaitu memilih murni karena kerabatnya. Pemilih di Desa Iparbondar sudah cukup rasional dalam memilih, karena walaupun dari data yang diperoleh bahwa marga mayoritas yang selalu menjadi kepala desa dan terlihat bahwa pemilih memilih berdasarkan etnis dan kekerabatan, namun yang terjadi di Desa Iparbondar memilih memang berdasarkan kekerabatan, namun tidak lagi murni mengikuti kebiasaan yang ada, banyak pemilih yang menggunakan kekerabatan dengan calon sebagai alat untuk mencapai tujuannya. Selain itu karena lingkungan yang kecil banyak masyarakat yang mengenal figur calon dengan baik, dan juga lebih dekat dengan calon, hal ini menjadikan banyak pemilih berharap dengan nilai-nilai positif yang dimiliki calon tersebut dapat membawa perubahan bagi desa nantinya. AV - public ER -