%X Hasil belajar yang diperoleh siswa saat praktikum Pelaksanaan Konstruksi Kayu merupakan bentuk kongkret yang didapat ditingkat dasar menuju proses pengembangan dirinya. Masih banyaknya siswa yang kesulitan dalam memahami materi pelajaran Pelaksanaan Konstruksi Kayu di SMK Negeri 2 Lubuk Basung, menyebabkan masih banyak nilai siswa yang di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tingkat hambatan belajar pada mata pelajaran Pelaksanaan Konstruksi Kayu Kelas XI Program Keahlian Teknik Bangunan di SMK Negeri 2 Lubuk Basung, ditinjau dari aspek eksternal siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Lubuk Basung, Program Keahlian Teknik Bangunan, tahun ajaran 2017/2018, berjumlah 29 orang siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara pengambilan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Tingkat validitas diketahui dengan menggunakan rumus korelasi product moment, sedangkan tingkat reliabel diketahui dengan menggunakan rumus Alpha. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian bahwa faktor hambatan belajar dari aspek eksternal siswa pada mata pelajaran pelaksanaan konstruksi kayu dengan skor yang paling tinggi adalah indikator lingkungan masyarakat dengan persentase skor sebesar 47,13 %, dengan kriteria cukup menghambat. Sedangkan pada indikator metode mengajar, relasi guru dengan siswa, dan media pembelajaran memperoleh skor masing-masing sebesar 38,83 %, 37,09 %, dan 38,97 %, dengan kriteria kurang menghambat. %D 2019 %K HAMBATAN BELAJAR %L repounp38137 %A Ahsanul Huda %T Hambatan Belajar pada Mata Pelajaran Pelaksanaan Konstruksi Kayu Kelas XI Program keahlian Teknik Bangunan di SMK Negeri 2 Lubuk Basung %I Universitas Negeri Padang