%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Ningsih, Novela Zulia %A Universitas Negeri Padang, %B Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP %D 2020 %F repounp:38135 %I Universitas Negeri Padang %K MATA NAJWA, TALK SHOW %T Euphemism Used by Pro and Cons Speakers in Trans 7 Show “Mata Najwa. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38135/ %X Penelitian ini menganalisis eufemisme yang digunakan oleh penutur pro dan kontra dalam Trans 7 Show Mata Najwa dengan menggunakan teori bentuk eufemisme oleh Warren dan jenis makna oleh Leech. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah naskah video Mata Najwa yang diunduh dari 7 episode di YouTube. Setelah menganalisis tujuh episodenya, ditemukan bentuk-bentuk eufemisme oleh penutur pro 1 slang, 1 kata serapan, 1 partikularisasi, 3 implikasi, sedangkan menurut penutur kontra ada 1 derivasi, 2 kata gaul, 2 singkatan, 4 kata pinjaman, 5 partikularisasi, 1 implikasi, 2 metafora. Sedangkan jenis makna yang ditemukan oleh pro speaker adalah 1 makna konseptual, 3 makna konotatif, dan 1 makna afektif. Sedangkan menurut kontra terdapat 7 makna konseptual, 7 makna konotatif, 1 makna sosial, 2 makna afektif, dan 1 makna reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk yang dominan oleh penutur pro adalah implikasi dan kontra adalah partikularisasi. Sedangkan makna konotatif merupakan tipe dominan oleh penutur pro dan makna konseptual berserta konotatif merupakan jenis paling dominan oleh penutur kontra dalam Mata Najwa. Perbedaan penggunaan eufemisme oleh penutur pro dan kontra adalah penutur kontra lebih banyak menggunakan eufemisme dalam percakapannya untuk menghindari penggunaan kata yang kasar atau menyinggung, juga untuk menghindari hilangnya wajah penutur, pendengar atau orang-orang yang sedang berbicara.