%X Kompetensi Dasar (KD) merupakan capaian minimal yang harus diraih siswa setelah pembelajaran dilaksanakan. Sebagian besar KD pada kurikulum 2013 revisi 2017 menuntut siswa untuk memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) sehingga guru harus menyiapkan instrumen penilaian yang mengacu pada HOTS. Namun, masih banyak guru yang mispersepsi terhadap HOTS dan menganggap bahwa soal HOTS merupakan soal yang sulit. Hal ini menyebabkan pemahaman guru terhadap soal-soal HOTS masih rendah. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi guru kimia dalam melaksanakan penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Sebanyak 19 guru dari 14 sekolah di uji menggunakan instrumen berupa soal uraian terstruktur untuk mengungkapkan kemampuan dan masalah mereka dalam menyusun soal HOTS. Hasil tes dianalisis menggunakan metode Miles Huberman yang dimulai dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Melalui evaluasi tersebut diketahui bahwa hanya 10,53% guru memahami HOTS dan mampu mengaplikasikannya ke dalam evaluasi pembelajaran, 57,89 % guru yang lain memahami HOTS namun kurang mampu menyusun evaluasi pembelajaran dan 31,58% guru tidak memahami HOTS serta evaluasi secara menyeluruh. Hal ini tentu akan mengakibatkan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran menjadi terganggu. Lebih jauh lagi instrumen yang disusun oleh guru untuk menilai kemampuan berpikir tingkat tinggi berdasarkan KD tidak mengukur kemampuan yang diharapkan. %D 2020 %K Pedagogical Competence Chemistry Teachers, HOTS Assessment Instrument, Higher Order Thinking Skills, High School Education %L repounp38105 %P 62-96 %A Andromeda Andromeda %A Zonalia Fitriza %A Faizah Qurrata Aini %T Evaluasi Kompetensi Pedagogik Guru Kimia Dalam Menyusun Instrumen Penilaian Higher Order Thinking Skill (HOTS) Siswa SMA %V 2 %J edukimia (EKJ) %I edukimia (EKJ) %N 2